![]()
Berau – Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) pemerhati lingkungan hidup menyoroti kondisi jalan poros yang berlumpur dan becek di depan Kantor Kelurahan Rinding, Kecamatan Teluk Bayur, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur. Kondisi tersebut dinilai membahayakan keselamatan para pengguna jalan.
Pantauan awak media Buser24 di lapangan menunjukkan, ruas jalan poros tersebut dipenuhi lumpur licin, terutama saat dan setelah hujan turun. Situasi ini dikhawatirkan dapat memicu kecelakaan lalu lintas, mengingat jalan tersebut merupakan akses utama masyarakat.
Fendy, perwakilan LSM lingkungan hidup Kalimantan Timur, angkat bicara terkait kondisi tersebut. Ia menilai, keberadaan lumpur di jalan poros tepat di depan kantor kelurahan sangat ironis dan menunjukkan kurangnya perhatian dari pihak terkait.
“Jalan poros ini bukan hanya dilalui warga setempat, tapi juga pengguna jalan dari luar. Kondisinya sekarang becek dan berlumpur, sangat membahayakan, apalagi saat malam hari,” ujar Fendy.
Ia mendesak dinas terkait agar segera mengambil tindakan nyata, seperti pembersihan, perbaikan, maupun penanganan drainase agar lumpur tidak kembali menggenangi badan jalan.
“Kami meminta pemerintah daerah melalui dinas terkait segera turun tangan. Jangan menunggu sampai ada korban kecelakaan baru dilakukan perbaikan,” tegasnya.
LSM berharap adanya respons cepat dari Pemerintah Kabupaten Berau demi menjaga keselamatan pengguna jalan serta menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi masyarakat, khususnya di wilayah Kelurahan Rinding.(Fd)
