![]()
Berau, Kalimantan Timur —
Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) antikorupsi menyoroti sebuah proyek pembangunan gerbang desa (gapura) di Kampung Labanan, Kecamatan Teluk Bayur, Kabupaten Berau, yang diduga sebagai proyek siluman dan hingga kini tidak kunjung diselesaikan.
Berdasarkan pantauan langsung awak media bersama LSM antikorupsi di lapangan, ditemukan sebuah bangunan Drainase yang kondisinya terbengkalai dan belum rampung. Ironisnya, di lokasi proyek tidak ditemukan papan informasi kegiatan, sehingga masyarakat tidak mengetahui sumber anggaran, nilai proyek, maupun pelaksana kegiatan.
“Proyek ini patut dipertanyakan. Tidak ada papan anggaran, pekerjaan tidak selesai, dan terkesan dibiarkan begitu saja. Ini menimbulkan dugaan kuat adanya proyek siluman,” ujar Fendy, perwakilan LSM antikorupsi, kepada media, Senin(12/0/2026).
Fendy menambahkan, pihaknya meminta kepada instansi terkait, baik pemerintah daerah maupun aparat penegak hukum, untuk segera turun tangan melakukan pemeriksaan terhadap proyek tersebut. Menurutnya, transparansi penggunaan anggaran publik adalah kewajiban yang harus dipenuhi.
“Jika benar proyek ini menggunakan uang negara, maka harus ada keterbukaan. Jangan sampai masyarakat dirugikan oleh praktik-praktik yang tidak bertanggung jawab,” tegasnya.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak pemerintah desa maupun instansi terkait belum memberikan keterangan resmi mengenai status dan kejelasan proyek pembangunan gerbang tersebut.(Fendy)
