![]()
Buser24com. Meranti, Beberapa Kepala Desa (Kades) di Kabupaten Kepulauan Meranti, Provinsi Riau, mengungkapkan kesulitan keuangan akibat Dana Desa (DDS) tahap kedua tahun 2025 belum dicairkan oleh Kementerian Keuangan. Hal ini membuat Kades terpaksa menanggung hutang karena telah melaksanakan pekerjaan fisik yang menggunakan DDS tahap kedua.
“Kami sangat panik. Gaji kami dan perangkat desa selama 7 bulan belum dibayar. Tahun 2024 masih tersisa 5 bulan, dan tahun 2025 sudah 2 bulan. Ini sangat memberatkan kami,” ungkap salah satu Kades pada awak media 21 Januari 2026.
Kades juga mengkritik kinerja Ketua Forum Kades yang dinilai tidak efektif. “Ada 9 Ketua Forum di 9 kecamatan, tapi tidak ada hasil nyata. Hanya janji-janji,” katanya.
Awak media melakukan konfirmasi dengan Latif, Ketua Forum Kades Kabupaten Kepulauan Meranti melalui WhatsApp dengan pesan singkat , membenarkan bahwa 7 bulan gaji Kades dan perangkat desa belum dibayar.Kita sudah menghadap pak kaban , kawan kawan kades sudahtahu semua kades, katanya.
Tokoh masyarakat setempat berharap pemerintah daerah dan wakil rakyat segera mencari solusi. “Gaji Kades harus diutamakan. Mereka adalah ujung tombak pelayanan masyarakat,” ujarnya.
Awak media telah mencoba menghubungi pihak Sekda Kabupaten Kepulauan Meranti , melalui WhatsApp terkait untuk mendapatkan klarifikasi, namun tidak ada respon , sampai berita ini ditayangkan.(zamri)
