![]()
Buser24.com | Langkat (Sumut) – Sebuah bangunan sumur irigasi lengkap dengan fasilitasnya yang berdiri kokoh di Dusun Marlintung, Desa Karang Anyar, Kecamatan Secanggang, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, diduga merupakan proyek siluman bernilai miliaran rupiah.
Dugaan tersebut mencuat lantaran proyek yang terpantau di lapangan diduga dikerjakan asal jadi dan tidak dilengkapi papan informasi proyek, sebagaimana diatur dalam keterbukaan informasi publik. Tidak diketahui secara jelas sumber anggaran, nilai pagu, pelaksana, maupun volume pekerjaan.
Selain itu, proyek tersebut juga tidak dilengkapi papan imbauan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), sehingga semakin memperkuat dugaan bahwa proyek tersebut tidak dikerjakan sesuai prosedur.
Salah seorang warga setempat yang enggan disebutkan namanya menuturkan kepada awak media, Kamis (25/12/2025), bahwa proyek tersebut diduga berada di bawah kendali oknum kepala dusun setempat.
“Setahu saya, proyek ini kepala dusun yang mengerjakan,” ujar warga tersebut.
Warga juga menilai kualitas pekerjaan sangat buruk dan terkesan dikerjakan secara asal-asalan.
“Kalau dilihat dari hasil kerjanya, ini seperti bukan dikerjakan tukang yang ahli. Saya saja yang tidak terlalu paham soal bangunan bisa menilai hasilnya amburadul,” sambungnya.
Namun saat ditanya terkait nilai anggaran proyek, warga mengaku tidak mengetahui besaran pagu dana yang digunakan.
Sementara itu, Kepala Desa Karang Anyar, Suyadi, saat dikonfirmasi awak media melalui sambungan telepon WhatsApp, menjelaskan bahwa proyek sumur irigasi tersebut merupakan program pemerintah pusat.
“Itu proyek pusat bang, dari Kementerian PUPR. Kami dari pihak desa hanya diberi pemberitahuan, tidak dilibatkan dan tidak ikut mengerjakan,” jelasnya.
Terkait dugaan keterlibatan oknum kepala dusun dalam pengerjaan proyek tersebut, Suyadi mengaku tidak mengetahui secara pasti.
“Kalau ada kepala dusun yang ikut mengerjakan proyek bor irigasi itu, saya tidak mengetahui secara pasti,” pungkasnya.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Kementerian PUPR maupun instansi terkait mengenai kejelasan status, anggaran, dan penanggung jawab proyek sumur irigasi tersebut.
Reporter: Red
