![]()
Berau, Kalimantan Timur | buser24.com —Aktivitas proyek pemasangan u-ditch (saluran beton) di wilayah Gang Padi, Kecamatan Teluk Bayur, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur, menjadi sorotan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) antikorupsi bersama awak media.
Berdasarkan hasil pantauan langsung di lapangan Jumat 02/01/2026, proyek yang diduga bernilai miliaran rupiah tersebut dinilai dikerjakan tidak maksimal dan terkesan asal jadi. Hal ini terlihat dari beberapa titik pemasangan yang mengalami keretakan, permukaan yang tidak rata, serta kualitas pekerjaan yang dipertanyakan.
Selain itu, awak media dan LSM juga menemukan sejumlah pekerja yang tidak menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) atau K3, padahal di lokasi proyek terlihat jelas terpasang rambu-rambu keselamatan kerja.
Saat dikonfirmasi di lapangan, salah satu pekerja proyek menyampaikan bahwa pekerjaan tersebut ditargetkan selesai pada tanggal 5 mendatang. Terkait kondisi u-ditch yang pecah dan tidak rata, ia menyebutkan hal tersebut disebabkan oleh faktor cuaca dan kondisi lokasi yang kerap dilanda banjir.
Namun, penjelasan tersebut justru menimbulkan tanda tanya bagi LSM antikorupsi. Pasalnya, di lokasi proyek tidak ditemukan papan informasi anggaran sebagaimana yang diwajibkan dalam setiap kegiatan pembangunan yang menggunakan anggaran negara.
LSM menduga papan proyek sengaja tidak dipasang atau disembunyikan karena pekerjaan diduga telah melewati masa kontrak kerja. Hal ini dinilai sebagai bentuk ketidaktransparanan dan berpotensi melanggar aturan.
LSM antikorupsi meminta kepada instansi terkait agar segera turun ke lapangan untuk melakukan pengecekan dan audit terhadap proyek tersebut. Mereka juga mendesak aparat penegak hukum untuk mengusut dugaan penyimpangan anggaran serta memastikan kualitas pekerjaan sesuai dengan spesifikasi teknis yang telah ditetapkan.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak pelaksana proyek maupun dinas terkait belum memberikan keterangan resmi terkait sorotan tersebut.(Fendy)
