![]()
BUSER24.COM, Lombok Timur (NTB)- Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Lombok Timur kembali menunjukkan peran strategisnya dalam penguatan sektor pelayanan air bersih di Nusa Tenggara Barat (NTB). Hal itu ditandai dengan ditunjuknya PDAM Lombok Timur sebagai tuan rumah Rapat Koordinasi (Rakor) Persatuan Perusahaan Air Minum Seluruh Indonesia (Perpamsi) NTB, yang digelar pada Selasa, 23 Januari 2026, di Hotel Syariah Pancor.
Plt Direktur Utama PDAM Lombok Timur, Sopyan Hakim, mengatakan rakor tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antar-PDAM se-NTB dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan air minum kepada masyarakat.
“Rakor ini bukan sekadar ajang silaturahmi, tetapi juga menjadi forum strategis untuk bertukar gagasan, pengalaman, serta menyatukan langkah dalam menjawab berbagai tantangan pelayanan air minum di NTB,” ujar Sopyan, Sabtu (24/1/2026).
Menurutnya, rakor Perpamsi NTB juga menjadi wadah evaluasi sekaligus penyusunan program kerja tahunan Dewan Pengurus Daerah (DPD) Perpamsi NTB. Seluruh program dirancang berbasis kebutuhan riil masing-masing PDAM, mulai dari pelatihan, bimbingan teknis (bimtek), hingga pendampingan manajerial dan teknis.
“Setiap PDAM memiliki karakteristik dan tantangan yang berbeda. Karena itu, program kerja Perpamsi harus fleksibel dan tepat sasaran,” tegasnya.
Atas kepercayaan yang diberikan sebagai tuan rumah, jajaran direksi PDAM Lombok Timur menyampaikan apresiasi kepada DPD Perpamsi NTB. Sopyan menegaskan, seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar dan produktif.
“Kami mengucapkan terima kasih atas kepercayaan ini. Semoga Lombok Timur dapat terus berkontribusi positif dalam penguatan PDAM se-NTB,” ungkapnya.
Sementara itu, Direktur Utama PT Air Minum Giri Menang (AMGM) Perseroda sekaligus Ketua DPD Perpamsi NTB, H. Sudirman, menegaskan komitmen PT AMGM untuk menjadi motor penggerak penguatan PDAM di NTB.
Salah satu bentuk konkret dukungan tersebut adalah kesiapan PT AMGM mengirimkan staf berpengalaman untuk melakukan pendampingan ke PDAM lain sesuai kebutuhan.
“Kita ingin PDAM di NTB tumbuh bersama, saling menguatkan, dan memiliki standar pelayanan yang semakin baik,” kata Sudirman.
Dalam rakor tersebut, Perpamsi NTB juga memaparkan rencana pembukaan Sekolah Tinggi Air Minum AKTIRTA di Lombok Barat. Perguruan tinggi Diploma III (D3) di bawah naungan Perpamsi ini akan membuka Program Studi Teknik Lingkungan dengan konsentrasi Air Minum.
Kampus yang dikenal sebagai “Kampus Air Indonesia” ini dirancang untuk mencetak tenaga profesional di bidang air minum dan pengelolaan lingkungan air bersih, dengan sistem pendidikan yang mengintegrasikan teori dan praktik sesuai kebutuhan dunia kerja.
AKTIRTA nantinya akan menjalin kerja sama dengan PDAM, pemerintah, serta mitra internasional. Setiap PDAM di NTB direncanakan mengirimkan perwakilan karyawannya untuk mengikuti pendidikan melalui program beasiswa.
“Ini adalah investasi jangka panjang untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia di sektor pelayanan air minum,” pungkas Sudirman.(S/24)
