![]()
BUSER24.COM, Lombok Timur (NTB)— Upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat berpenghasilan rendah kembali menjadi prioritas BAZNAS Kabupaten Lombok Timur. Menjelang tahun 2026, lembaga ini menyiapkan rangkaian bantuan besar berupa program Mahyani dan rehabilitasi rumah yang bersumber dari BAZNAS RI, BAZNAS Provinsi NTB, BAZNAS Lombok Timur, hingga dukungan CSR dari berbagai pihak.
Ketua BAZNAS Lotim, H. Muhammad Kamli, mengungkapkan bahwa pihaknya telah mengajukan 112 paket bantuan kepada BAZNAS Republik Indonesia. Usulan tersebut diharapkan dapat disetujui sepenuhnya agar kebutuhan masyarakat terkait hunian layak dapat terpenuhi secara optimal.
“Kita sudah mengusulkan 112 paket ke BAZNAS RI. Semoga seluruhnya mendapat persetujuan, karena ini kebutuhan penting bagi masyarakat kita,” tegas Kamli. Senin,,(22/12).
Untuk tahun 2026, BAZNAS Provinsi NTB juga diproyeksikan menyalurkan sekitar 25 paket Mahyani khusus untuk Lombok Timur melalui sistem bagi hasil zakat. Dari sisi daerah, BAZNAS Lotim menyiapkan program rehabilitasi rumah kategori ringan, sedang, hingga berat sebanyak 5–10 paket, serta tambahan 22 paket Mahyani.
Dukungan juga diperkuat melalui skema Corporate Social Responsibility (CSR), yang diperkirakan menyumbang sekitar 22 paket bantuan Mahyani. Total keseluruhan bantuan diperkirakan akan meningkat signifikan dan mampu menjangkau lebih banyak masyarakat.
Kamli menegaskan bahwa seluruh bantuan ini berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat kurang mampu, khususnya dalam memenuhi kebutuhan dasar berupa rumah layak dan aman untuk dihuni.
“Program ini harus tepat sasaran dan memberikan manfaat nyata. Hunian layak adalah hak setiap warga, dan kami berupaya menghadirkannya melalui sinergi dengan semua tingkatan BAZNAS dan mitra CSR,” ujarnya.
Dengan dukungan multi-sumber ini, Lombok Timur diproyeksikan menjadi salah satu daerah dengan capaian bantuan Mahyani terbesar di NTB pada tahun 2026.(S24)
