![]()
Tapteng_Kamis, 01 Januari 2026 – Sibuluan Nalambok, Sarudik_ – Serda R. Ginting, Babinsa Koramil 03/Pandan, turun langsung ke dapur pengungsi yang terletak di Lingkungan 4 Kelurahan Sibuluan Nalambok, Kecamatan Sarudik. Bersama warga, ia melakukan pengecekan stok bahan pokok – beras, gula, minyak goreng, telur, dan sayur-mayur – untuk memastikan apakah persediaan masih mencukupi atau sudah mulai menipis pasca banjir yang melanda wilayah tersebut beberapa minggu lalu.
“Setelah banjir, banyak keluarga yang masih mengandalkan dapur umum ini. Kami ingin memastikan tidak ada yang kehabisan, apalagi di tengah musim hujan seperti ini,” ujar Serda Ginting sambil memeriksa tumpukan beras di sudut dapur. Ia menambahkan bahwa hasil pengecekan awal menunjukkan stok beras masih cukup untuk tiga hari ke depan, namun gula dan minyak goreng mulai menipis dan memerlukan penambahan segera.
Pengecekan ini merupakan bagian dari upaya rutin Babinsa dalam memantau harga dan ketersediaan sembako, sebuah program yang sebelumnya juga diterapkan di daerah lain untuk menjaga stabilitas harga pasca bencana. Seperti yang dilaporkan sebelumnya, kegiatan monitoring serupa pernah dilakukan oleh Babinsa di wilayah lain, di mana mereka berkoordinasi dengan pedagang untuk memastikan pasokan tetap lancar dan harga tidak melonjak. ¹
Letkol Inf Bayu Hanuranto Wicaksono, S.Hub.Int, M.H.I., Dandim 0211/TT, menyampaikan apresiasinya melalui Danramil 03/Pandan, Mayor Inf Syahrial. “Kami sudah menerima laporan dari Babinsa di lapangan. Mayor Syahrial menegaskan bahwa Kodim 0211/TT akan bergerak cepat, berkoordinasi dengan BPBD, Dinas Sosial, dan pihak terkait untuk menambah stok bahan pokok yang dibutuhkan,” kata Letkol Bayu.
Mayor Inf Syahrial menambahkan, “Situasi pasca banjir memang menuntut respons yang sigap. Kami akan mengirimkan bantuan logistik ke dapur pengungsi ini dalam 24 jam ke depan, sekaligus melakukan distribusi secara terkoordinasi agar bantuan tepat sasaran.”
Warga setempat, yang sebagian besar nelayan dan pedagang kecil, menyambut baik kehadiran Babinsa. “Terima kasih sudah peduli. Kalau tidak ada yang mengecek, kami tak tahu kapan harus meminta bantuan,” kata Ibu Marni, salah satu pengurus dapur.
Selain mengecek stok, Babinsa juga berdialog dengan warga mengenai harga pasar. “Kami ingin memastikan bahwa tidak ada pedagang yang menaikkan harga secara tak wajar. Jika ada yang melakukannya, kami akan laporkan ke aparat terkait,” tegas Serda R. Ginting.
Kegiatan ini diharapkan menjadi contoh kolaborasi antara aparat militer dan masyarakat dalam menghadapi tantangan pasca bencana. Dengan pemantauan yang rutin dan bantuan yang cepat, diharapkan tidak ada keluarga di Sarudik yang harus mengalami kekurangan pangan selama masa pemulihan.
