![]()
Batu Bara,Buser24.com – Upaya memperkuat profesionalisme sekaligus mencegah penyalahgunaan senjata api terus dilakukan jajaran kepolisian. Kali ini, Polres Batu Bara menggelar ujian psikologi bagi personel pemegang dan calon pemegang senjata api (senpi) organik Polri, Senin (20/04/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Aula Sarja Arya Racana Polres Batu Bara sejak pukul 09.00 WIB itu menjadi bagian penting dalam memastikan setiap personel yang membawa senjata api memiliki kesiapan mental dan kepribadian yang stabil, terlebih dalam menghadapi berbagai tantangan tugas di lapangan, termasuk pemberantasan kejahatan dan peredaran narkoba.
Hadir dalam kegiatan tersebut Kabag Psikologi Ro SDM Polda Sumut AKBP M. Leberty Adi Surya, S.Psi., M.Psi., M.M., Psikolog, Kabag SDM Polres Batu Bara Kompol D. Harahap, S.H., serta Kabag Log Kompol Leonard Simanjuntak, S.H., bersama tim psikologi dari Polda Sumatera Utara.
Dalam arahannya, AKBP M. Leberty Adi Surya menegaskan bahwa aspek psikologis menjadi faktor krusial dalam penggunaan senjata api. Menurutnya, personel Polri dituntut tidak hanya terampil secara teknis, tetapi juga matang secara emosional agar dapat bertindak tepat, terukur, dan humanis.
“Penggunaan senjata api tidak boleh sembarangan. Harus didukung kondisi psikologis yang stabil agar tidak terjadi penyimpangan dalam pelaksanaan tugas,” ujarnya.
Sementara itu, Kabag SDM Polres Batu Bara Kompol D. Harahap menyampaikan bahwa ujian ini merupakan syarat mutlak bagi anggota yang akan memperpanjang maupun memperoleh izin penggunaan senpi organik. Ia menekankan pentingnya keseriusan peserta dalam mengikuti setiap tahapan tes.
Adapun rangkaian ujian meliputi pengisian biodata riwayat hidup, psikogram, hingga sejumlah metode tes psikologi seperti Wartegg Test, Draw A Man (DAM), menggambar pohon berakar tunggang, serta House Tree Person (HTP). Seluruh tahapan tersebut bertujuan mengukur stabilitas emosi, kontrol diri, hingga pola kepribadian peserta.
Langkah ini dinilai strategis, terutama dalam mendukung tugas-tugas kepolisian yang berisiko tinggi, termasuk penindakan terhadap pelaku kejahatan narkoba yang kerap membutuhkan ketegasan sekaligus kehati-hatian dalam bertindak.
Selama kegiatan berlangsung, seluruh proses berjalan aman, tertib, dan kondusif. Polres Batu Bara menegaskan komitmennya untuk memastikan setiap penggunaan senjata api berada di tangan personel yang benar-benar layak, demi menjaga keamanan masyarakat dan meningkatkan kepercayaan publik terhadap institusi Polri.
(Nando Sagala)
