![]()
Langkat — Warga Kecamatan Sei Bingei, Namu Ukur, Kabupaten Langkat meminta perhatian dan keadilan dari pihak kepolisian serta pemerintah setempat terkait kasus kebakaran rumah yang menimpa seorang warga bernama Maja Sitepu.
Peristiwa kebakaran tersebut terjadi di Dusun Tanjung Bingei, Desa Mekar Jaya, Kecamatan Sei Bingei, Kabupaten Langkat. Hingga kini, sudah hampir dua bulan sejak laporan dibuat, namun kasus tersebut disebut belum menunjukkan perkembangan yang jelas.
Korban, Maja Sitepu, bersama keluarganya diketahui telah melaporkan kejadian tersebut ke Polres Binjai pada Sabtu (3/1/2026) dengan nomor laporan LP/B/7/2026/SPKT/Polres Binjai. Dalam laporannya, korban menduga kebakaran tersebut sengaja dilakukan oleh orang yang tidak bertanggung jawab atau orang tidak dikenal (OTK).
Menurut keterangan korban, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 23.00 WIB. Saat itu, Maja Sitepu melihat kobaran api yang tiba-tiba muncul dari arah dapur rumahnya dan dengan cepat membesar.
Melihat kejadian tersebut, Maja langsung membangunkan anak-anak serta anggota keluarganya untuk keluar dari rumah sambil meminta pertolongan warga sekitar.
“Warga yang mendengar teriakan minta tolong langsung berdatangan membantu memadamkan api secara manual dengan peralatan seadanya karena di lokasi belum tersedia mobil pemadam kebakaran,” ujar salah seorang warga kepada wartawan.
Namun, besarnya api membuat rumah tersebut tidak dapat diselamatkan hingga akhirnya hangus terbakar rata dengan tanah. Beruntung dalam peristiwa itu tidak ada korban jiwa, namun seluruh perabotan rumah tangga, pakaian, dan barang-barang milik korban habis terbakar.
Akibat kejadian tersebut, hingga kini Maja Sitepu bersama keluarganya masih mengalami trauma dan sementara mengungsi di rumah keluarganya di Namu Ukur Utara.
Korban berharap pihak Polres Binjai serta pemerintah setempat dapat segera menindaklanjuti laporan tersebut agar kasus kebakaran yang diduga disengaja itu dapat diungkap.
“Kami berharap ada perhatian dan keadilan. Semoga laporan ini segera diproses dan pelakunya bisa ditemukan,” ujar korban yang juga didukung oleh warga setempat.
(Lintong.S)
Editor, Mas bagus
