![]()
buser24.com.Langkat (Sumut) – Penimbunan tanah di pabrik goni di Dusun Sukamulia Desa Karang Rejo Kecamatan Stabat Kabupaten Langkat Sumatera Utara resahkan masyarakat.
Penimbunan tanah di pabrik goni yang sudah berjalan lebih kurang 15 hari itu sejumlah dum truk pengangkut tanah timbun keluar masuk pabrik goni melintasi jalan lintas sumatera di KM.33,5 tanah timbun yang berjatuhan dibadan jalan jika panas abu beterbangan masuk ke rumah warga yang dipinggir jalinsum, sehingga menimbulkan keresahan masyarakat.
Menurut warga yang minta jangan ditulis jati dirinya ketika keresahan warga Dusun Sukamulia Desa Karang Rejo sudah memuncak sempat mendatangi pabrik goni terkait penimbunan tanah tersebut untuk minta pertanggung jawaban atas pencemaran lingkungan, namun kedatangan warga tidak digubris oleh pihak pabrik goni.
Selanjutnya pihak perusahaan pabrik goni mengambil solusi melakukan penyiraman tanah-tanah yang berjatuhan tergilas mobil yang melintas sudah hancur menjadi debu dan setelah disiram air menjadi lumpur.
Namun air yang untuk menyiram diduga berasal dari air limbah. sehingga menimbulkan aroma bau tak sedap.sehingga kembali warga kembali mendatangi pabrik karena pencemaran linggkungan tersebut.
Pengawas proyek penimbunan malah menjawab komlpain warga…”jadi kami mau ngambil air kemana” Jawaban pengawas tanah timbun memicu kemarahan warga.
Warga Dusun Suka Mulia Desa Karang Rejo meminta pihak terkait Pemkab Langkat segera turun tangan untuk menertibkan proyek penimbunan tanah tersebut.Jika tidak segera ditertibkan kami warga Dusun Suka Mulia akan menggelar aksi ke Pabrik goni.
Sampai berita ini dikirim keredaksi pihak perusahaan belum berhasil dikonfirmasi.
Reporter: red
