![]()
Asahan,Buser24.com — Upaya pelarian pelaku pembobolan rumah seorang pendeta di Kota Kisaran berakhir setelah aparat kepolisian mengambil tindakan tegas dan terukur. Unit Jatanras Satreskrim Polres Asahan terpaksa melumpuhkan seorang pelaku dengan tembakan di bagian kaki saat proses penangkapan, Senin (19/1/2026) dini hari.
Pelaku diketahui bernama Arfan Lubis alias Aseng (35), warga Jalan Sei Asahan, Kabupaten Asahan. Ia ditangkap sekitar pukul 02.30 WIB di kawasan Jalan Sisingamangaraja, Kecamatan Kisaran Barat.
Penangkapan dilakukan setelah petugas melakukan penyelidikan intensif terkait kasus pembobolan rumah milik seorang pendeta yang terjadi beberapa waktu lalu di wilayah Kisaran.
Kanit Jatanras Satreskrim Polres Asahan, Ipda Asido Nababan, menjelaskan bahwa pelaku beraksi bersama seorang rekannya. Namun, saat dilakukan penindakan, hanya Aseng yang berhasil diamankan, sementara satu pelaku lainnya berhasil melarikan diri dan kini masih dalam pengejaran pihak kepolisian.
“Pelaku terpaksa diberikan tindakan tegas dan terukur karena berusaha melawan serta mencoba melarikan diri saat hendak ditangkap,” ujar Ipda Asido.
Dari hasil pemeriksaan awal, diketahui kedua pelaku membobol rumah korban dengan cara merusak akses masuk. Dalam aksinya, pelaku menggasak sejumlah barang berharga berupa perhiasan emas, uang tunai, satu unit laptop, serta satu unit telepon genggam.
Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian yang ditaksir mencapai puluhan juta rupiah.
Lebih lanjut, pelaku juga mengakui telah beberapa kali melakukan aksi pencurian rumah di wilayah Kisaran dan sekitarnya. Dari tangan tersangka, polisi mengamankan barang bukti berupa uang tunai sekitar Rp2 juta, perhiasan emas, serta satu unit laptop yang diduga kuat hasil kejahatan.
Usai dilakukan penangkapan, pelaku sempat dibawa ke RSUD Kisaran untuk mendapatkan perawatan medis sebelum akhirnya digelandang ke Mapolres Asahan guna menjalani pemeriksaan dan proses hukum lebih lanjut.
Sementara itu, pihak kepolisian memastikan akan terus memburu satu pelaku lainnya yang identitasnya telah dikantongi.
“Kasus ini masih kami kembangkan. Kami imbau pelaku yang masih buron agar segera menyerahkan diri,” tegas Ipda Asido Nababan.
(Nando Sagala)
