![]()
Buser24com . Pekanbaru, – Ramli Ishak, mantan anggota DPRD Kabupaten Bengkalis, Provinsi Riau, mengkritik proyek pembangunan sumur air tanah untuk jaringan irigasi di Kabupaten Kepulauan Meranti yang dikelola Kementerian PUPR melalui Balai Wilayah Sungai Sumatera III Pekanbaru. Proyek ini berlokasi di Desa Segomeng dan Desa Anak Setatah, Kecamatan Rangsang Barat.
Ramli mempertanyakan transparansi anggaran proyek tersebut. “Kok tidak dijelaskan jumlah anggarannya? Pihak instansi harus transparan dalam menggunakan keuangan negara. Ini jelas ada dugaan penyelewengan anggaran. Saya berharap KPK segera audit anggaran kegiatan ini,” tegasnya pada awak media 19 Januari 2026.
Ia menekankan pentingnya pengawasan terhadap proyek yang menggunakan uang rakyat, terutama karena proyek ini bertujuan meningkatkan irigasi pertanian di Pulau Rangsang yang sangat bergantung pada air hujan. “Jangan sampai proyek ini hanya ‘asal siap’. Kami ingin hasil nyata untuk masyarakat,” ujarnya.
Ramli juga mempertanyakan peran wakil rakyat di Kepulauan Meranti. “Di mana suara wakil rakyat? Bupati harus segera tinjau proyek ini dan pastikan berjalan sesuai tujuan,” tutupnya.
Proyek ini diharapkan dapat meningkatkan produksi pertanian di Pulau Rangsang, yang merupakan salah satu daerah penghasil pangan di Kepulauan Meranti. (team Redaksi)
