![]()
BERAU – Asal usul muatan cangkang sawit yang masuk ke PLTU Teluk Bayur, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur, menjadi sorotan awak media. Pasalnya, puluhan truk bermuatan cangkang sawit yang terpantau masuk ke area PLTU tersebut diduga tidak dilengkapi dokumen resmi.
Berdasarkan pantauan awak media buser24.com di lapangan Sabtu 17/01/2026, terlihat puluhan truk bermuatan cangkang sawit secara bergantian masuk ke kawasan PLTU Teluk Bayur. Namun, hingga kini legalitas dan kelengkapan dokumen muatan tersebut dipertanyakan.
Saat dikonfirmasi di lapangan, salah seorang sopir truk yang mengangkut cangkang sawit mengaku tidak mengetahui asal usul maupun kelengkapan dokumen muatan yang dibawanya.
“Kami cuma muat saja, Pak,” ujarnya singkat kepada awak media.
Awak media kemudian mencoba mengonfirmasi pihak PLTU Teluk Bayur. Salah seorang perwakilan PLTU yang ditemui, Rinaldi Muh CDB, menyampaikan bahwa pihaknya tidak mengetahui secara rinci asal usul cangkang sawit tersebut.
“Soal asal usul dan dokumen, kami tidak tahu. Kalau terkait dokumen langsung ke pusat, Pak,” katanya.
Kondisi ini menimbulkan dugaan bahwa cangkang sawit yang masuk ke PLTU Teluk Bayur tidak dilengkapi dokumen resmi, seperti surat asal barang dan perizinan pengangkutan yang seharusnya wajib dipenuhi, terutama untuk bahan baku energi yang digunakan dalam operasional pembangkit listrik.
Sejumlah pihak menilai, apabila dugaan tersebut benar, maka hal ini berpotensi melanggar ketentuan perundang-undangan terkait tata niaga, perizinan, serta pengawasan distribusi bahan bakar biomassa.
Masyarakat dan awak media meminta instansi terkait, termasuk aparat penegak hukum dan dinas berwenang, untuk segera melakukan penelusuran dan pemeriksaan terhadap asal usul cangkang sawit yang masuk ke PLTU Teluk Bayur. Langkah ini dinilai penting guna memastikan seluruh aktivitas operasional berjalan sesuai aturan serta mencegah potensi pelanggaran hukum.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari manajemen pusat PLTU Teluk Bayur maupun instansi terkait mengenai kelengkapan dokumen dan legalitas asal usul cangkang sawit tersebut.(Fendy)
