![]()
Buser24,Com,Pangkalan Brandan, Langkat – Sejumlah pekerjaan infrastruktur jalan yang dikerjakan oleh rekanan di wilayah Pangkalan Brandan dan sekitarnya menuai beragam tanggapan dari masyarakat.
Ada warga yang memberikan apresiasi, namun tidak sedikit pula yang melontarkan kritik terhadap kualitas pekerjaan proyek jalan yang tersebar di berbagai titik, seperti Jalan Sukamulia, Jalan Perwira, Jalan Dwikora, Jalan Kalimantan, hingga jalan arteri di kawasan Sei Bilah Timur, Kecamatan Sei Lepan dan Kecamatan Babalan, Kabupaten Langkat.
Proyek-proyek tersebut diketahui sebagian besar bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Langkat Tahun Anggaran 2025, yang realisasinya cukup masif di akhir tahun.
Namun, di balik gencarnya pembangunan, warga menilai sebagian pekerjaan kontraktor lebih mengedepankan keuntungan semata. Pasalnya, badan jalan yang menggunakan material aspal hotmix dinilai tidak berkualitas tinggi dan ketebalannya dianggap tidak sesuai harapan, khususnya di sejumlah ruas jalan di wilayah Kecamatan Babalan.
“Kalau dilihat sekilas memang baru, tapi kualitas aspalnya kami ragukan. Ketebalannya tipis, dikhawatirkan tidak akan bertahan lama,” ujar salah seorang warga Babalan yang enggan disebutkan namanya.
Hal ini diutarakan warga pada Media ini,Jum’at (25/12/2025) siang hari,disalah satu warung kopi,milik warga setempat.
Meski demikian, kritik tersebut tidak sepenuhnya menutup apresiasi masyarakat terhadap pembangunan yang telah dilakukan. Beberapa warga secara khusus mengapresiasi perbaikan Jalan Perwira dan Jalan Dwikora.
Menurut mereka, kedua ruas jalan tersebut sudah bertahun-tahun tidak tersentuh pembangunan, dengan kondisi berlubang dan berubah menjadi kubangan saat musim hujan.
“Bisa dikatakan belasan tahun jalan ini tidak pernah dibangun. Kalau hujan, seperti kubangan kerbau,” ungkap seorang warga.
Warga tersebut juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Langkat di bawah kepemimpinan H. Syah Afandin, SH, yang akrab disapa Bang Ondim.
“Selama Bang Ondim memimpin, baru jalan ini dikerjakan. Kami sebagai warga sangat mengapresiasi kinerjanya,” tuturnya, seraya meminta identitasnya tidak dipublikasikan.
Masyarakat berharap ke depan pemerintah daerah lebih meningkatkan pengawasan terhadap rekanan pelaksana proyek, agar pembangunan infrastruktur jalan tidak hanya terlihat baru secara visual, tetapi juga memiliki kualitas dan daya tahan yang sesuai dengan spesifikasi teknis yang telah ditetapkan.
Reporter : Ucok Gultom.
