![]()
buser24.com | Berau – Masyarakat RT 20 Jalan Kayu Putih, Kecamatan Teluk Bayur, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur, meminta perhatian serius dari Pemerintah Kabupaten Berau terkait kondisi sungai dan saluran parit yang tidak mengalir dengan baik.
Warga mengeluhkan saluran parit yang terhubung ke sungai besar mengalami pendangkalan dan penyumbatan, sehingga air tidak mengalir lancar. Kondisi tersebut kerap menyebabkan genangan air hingga banjir saat hujan deras turun.
Melalui awak media, masyarakat RT 20 menjelaskan bahwa kondisi parit dan sungai kecil di wilayah mereka sudah lama membutuhkan penanganan. Saat hujan, air di saluran tersebut meluap karena tidak memiliki aliran yang lancar menuju sungai besar.
“Parit kami di RT 20 ini sangat membutuhkan perhatian dari pemerintah. Jika hujan deras, air memendam dan tidak mengalir, sehingga mengakibatkan kebanjiran di lingkungan warga,” ujar salah satu warga.
Masyarakat berharap Pemerintah Kabupaten Berau dan instansi terkait dapat segera turun ke lapangan untuk melakukan peninjauan serta penindakan, seperti normalisasi sungai, pembersihan parit, dan perbaikan saluran drainase.
Warga menilai, jika kondisi ini terus dibiarkan, dikhawatirkan akan berdampak lebih besar terhadap pemukiman dan aktivitas masyarakat sekitar, terutama saat intensitas hujan tinggi.
Masyarakat RT 20 Jalan Kayu Putih, Kecamatan Teluk Bayur, berharap adanya langkah cepat dan nyata dari pemerintah daerah demi mencegah terjadinya banjir yang berulang di wilayah tersebut.
(Fendy)
