![]()
Buser24com. Palembang, 30 November 2025 – Warga Desa Srimulyo, Kecamatan Air Salek, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan, kembali mengkritik keras proyek pembangunan jalan penghubung desa yang bersumber dari Dana Desa (DD) Tahun 2025.
Proyek dengan volume panjang 1000 meter dan lebar 2,5 meter ini, yang menelan anggaran sebesar Rp 172 juta, dinilai jauh dari standar kualitas dan diduga dikerjakan secara asal-asalan.
Pantauan di lapangan menunjukkan bahwa pekerjaan penimbunan jalan tersebut tidak sesuai dengan spesifikasi teknis yang berlaku.
Hal ini memicu kekhawatiran warga karena infrastruktur penting tersebut dinilai tidak akan bertahan lama dan berisiko merugikan masyarakat. Salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya menyatakan kekesalannya, “Proyek ini diduga dikerjakan sembarangan, tidak sesuai dengan aturan, dan berpotensi merusak kualitas bangunan,” ujarnya, Minggu (30/11/25).
Warga menilai bahwa pengawasan dari pihak terkait sangat lemah, sehingga pekerjaan tersebut tidak mengikuti standar teknis yang berlaku. Mereka mendesak agar aparat inspektorat Banyuasin, kejaksaan, serta pemerintah kabupaten, provinsi, dan pusat segera melakukan audit menyeluruh terhadap kegiatan fisik Dana Desa tahun 2025 di Desa Srimulyo.
Mereka menegaskan, jika ditemukan ketidaksesuaian dengan Rencana Anggaran Belanja (RAB) maupun spesifikasi teknis, maka pekerjaan tersebut harus diperbaiki dan ditindaklanjuti secara serius.
Dalam undang-undang yang berlaku, yakni Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa dan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 20 Tahun 2018 tentang Pengelolaan Keuangan Desa, setiap penggunaan Dana Desa harus dilakukan secara transparan, akuntabel, dan sesuai dengan perencanaan yang telah disepakati. Jika terjadi penyimpangan, maka pihak terkait dapat dikenai sanksi administratif maupun pidana sesuai ketentuan hukum.
“Kalau dibiarkan begini, manfaat dan kualitasnya tentu diragukan. Pemerintah harus turun tangan dan melakukan pemeriksaan fisik secara langsung,” tegas warga lainnya.
Hingga berita ini diterbitkan, PJ Kepala Desa Srimulyo, Khabib, belum memberikan tanggapan resmi terkait keluhan warga dan kondisi pekerjaan lapangan. Warga berharap, pemerintah tidak tinggal diam dan segera menindaklanjuti keluhan tersebut demi menjaga kualitas pembangunan dan manfaat jangka panjang bagi masyarakat desa.***Rfftr.Bang one.
Editor…zamri.
