Beranda NASIONAL Tiga Orang Pekerja Pemasangan Pipa Air Minum Tewas Tertimbun Tanah Longsor...

Tiga Orang Pekerja Pemasangan Pipa Air Minum Tewas Tertimbun Tanah Longsor Di Desa Kuta Galoh Kecamatan Tigabinanga

BERBAGI

Buser24. com, Tanah Karo : 

Tiga orang pekerja proyek pemasangan pipa air minum tewas tertimpa tanah longsor di lokasi mata air Desa Kuta Galoh,Kecamatan Tigabinanga,Kabupaten Tanah Karo,Rabu (27/1/2021).

Kronologis kejadian di TKp,pada hari Rabu(27/1/2021) sekira pukul 17.30 wib,para pekerja melakukan pemasangan pipa air minum diareal proyek pengadaan air bersih untuk masyarakat Desa Kuta Galoh sepanjang 50(lima puluh)meter yang dananya dari DD(Dana Desa) tahun 2020.,pemasangan pipa tersebut sudah mendekati rampung sembilan puluh persen,namun untuk pemasangan pipa yang hanya tinggal sekitar lima meter lagi agar sudah sampai ke Bak penampungan air,para pekerja harus membuat terowongan di dinding tebing,dengan mengunakan linggis mereka bertiga membuat terowongan dengan cara mengorek dinding tebing,tanpa di sadari para pekerja bahwa tebing yang mereka korek rawan longsor akibat musim penghujan,akibatnya tiba-tiba tanah longsor hingga mereka bertiga tertimbun didalam terowongan tersebut.

Mendengar kejadian tersebut,Kepala Desa(Kades) Desa Kuta Galoh,Darwin Sembiring(47 Tahun)melaporkan kejadian ini ke Polsek Tigabinanga, mendapat laporan tersebut,Kapolsek Tigabinanga AKP Bengkel Ginting,beserta personilnya langsung turun ke TKP,Porkompincam,Koramil 08/TB,Damkar Kecamatan dan 1(satu) unit Damkar Pemkab Karo,tetapi karena sempitnya jalan menuju kelokasi maka untuk meevakuasi korban terpaksa dilakukan secara manual dengan peralatan seadanya.

Sekitar pukul 5,30wib dini hari ke 3(tiga)korban berhasil di Evakuasi,korban yang tewas tewas tertimbun tanah longsor tersebut,Matius Tarigan(45 tahun) ketua TPK Desa Kuta Galoh,Romi(22tahun)warga Dusun Simpang Gunung dan Anto(35tahun) warga Dusun Simpang Gunung,Desa Pergendangen,Kecamatan Tigabinanga,selanjutnya ke tiga jenajah dibawa ke Puskesmas Tigabinanga untuk dibersihkan.

Atas permintaan keluarga masing-masing,bahwa kejadian ini murni kecelakaan,selesai pembersihan mayat langsung diserahkan kepada keluarga masing-masing untuk dibawa kerumah duka,dan dikebumikan pada hari ini,Kamis (28/1/2021) di Desa masing-masing.

(MB Purba)