Beranda FAKTA & PERISTIWA Sekda Kamsol Lakukan Penanaman Bibit Mangrove di Pesisir Insit

Sekda Kamsol Lakukan Penanaman Bibit Mangrove di Pesisir Insit

BERBAGI

Buser24.com, Meranti – Abrasi menjadi masalah serius dihampir semua daerah pesisir termasuk Kepulauan Meranti, untuk mengatasinya diperlukan kerjasama semua pihak khususnya pemerintah dan masyarakat untuk bersihergi menjaga kelestarian ekosistem Mangrove sebagai pencegah abrasi yang murah dan efisien, seperti yang dilakukan saat ini oleh Sekretaris Daerah Kepulauan Meranti Dr. H. Kamsol didampingi Kapolres Meranti AKBP. Eko Wimpiyanto dengan melakukan penanaman bibit Mangrove di Pelabuhan Insit Laut, Tebing Tinggi Barat, Jumat pagi (15/1/2021).

Turut hadir dalam kegiatan itu, Kepala Badan Lingkungan Hidup Meranti H. Irmansyah, Kapolsek Tebing Tinggi Barat Iptu. Simamora, Perwakilan Kecamatan, Bagian Humas dan Protokol Meranti, Perwakilan Dinas Perhubungan, Kades Insit Jumir, Ketua LSM LMR Jedrizal, Ketua Forum RT/RW Ucok Alexander, Tokoh Masyarakat/Pemuda dan lainnya.

Seperti dijelaskan panitia pelaksana, Jefrizal, kegiatan ini didukung oleh PT. Timah Tbk dengan memberikan bantuan bibit Mangrove (Api-Api) sebanyak 200 batang untuk ditanam disepanjang Pesisir Pelabuhan RoRo Insit Laut. 

“Kita berharap dengan adanya penanaman Bibit Mangrove ini mampu mempertahankan ekosistem Mangrove disekitar Insit Laut sehingga abrasi dapat dicegah,” ujar Jef.

Kegiatan penanaman Bibit Mangrove diawali dengan penyerahan bibit Mangrove dari Sekda Meranti Dr. H. Kamsol kepada Kades Insit Jumir. Dilanjutkan dengan penanaman bibit secara simbolis oleh Sekda bersama Kapolres Meranti AKBP. Eko Wimpiyanto yang nantinya dilanjutkan oleh aparatur desa dan masyarakat setempat.

Menyikapi hal itu, Sekda Meranti sangat mengapresiasi terlaksananya kegiatanan penghijauan tersebut, menurutnya kegiatan ini sangat penting dan strategis untuk menjaga daerah pesisir Meranti khususnya diwilayah Insit Laut dari Abrasi. Iapun berharap kegiatan serupa tidak selesai disini tapi dapat terus berlanjut secara mandiri karena untuk menjaga ekosistem Mangrove ini perlu sinergitas dari semua pihak yakni pemerintah dan masyarakat. 

Lebih jauh dikatakan Sekda, berbagai upaya telah dilakukan Pemkab. Meranti dalam mengatasi abrasi diwilayah pesisir Meranti seperti di Pulau Rangsang yang mengalami abrasi belasan Ha/Tahun. Mulai dari pembangunan Turap, Batu Pemecah Ombak hingga Penanaman Mangrove namun karena keterbatasan anggaran belum dapat dilakukan secara optimal.

“Jadi kita sangat membutuhkan partisipasi aktif dari masyarakat untuk menjaga ekosistem Mangrove dengan penanaman bibit disepanjang pesisir pantai, karena dibanding dengan membangun Batu Bronjong cara ini jauh lebih murah dan efisien,” jelas Sekda.

Untuk tahun 2021 dari informaai yang diperolehnya, Kabupaten Meranti mendapatkan bantuan penanggulangan Abrasi dari APBN di 3 Titik yakni Pulau Rangsang dan Centai Pulau Merbau.

“Semoga dengan adanya kegiatan ini dapat mendorong peran aktif masyarakat untuk bersama-sama mengatasi abrasi disepanjang pesisir Meranti melalui penanaman bibit Mangrove,” harapnya. (zamri)