Beranda DAERAH Sejumlah Warga Mendatangi Kantor Desa Belo Laut, Ini Kronologisnya.

Sejumlah Warga Mendatangi Kantor Desa Belo Laut, Ini Kronologisnya.

BERBAGI

Buser24.com, Muntok, — Diduga salah persepsi sejumlah warga Desa Belo Laut Kecamatan Muntok Kabupaten Bangka Barat melampiaskan protes ke kantor desa setempat, Senin, (28/12/2020). Hal ini buntut keberadaan Kapal Isap Produksi (KIP) Cinta 1 yang berada agak menepi di wilayah Perairan Belo Laut sehingga dianggap melakukan aktifitas penambangan.

Tampak warga mendatangi kantor Desa Belo Laut sambil kemudian memblokade pintu depan gerbang kantor dengan menggunakan kayu dan memarkirkan kendaraan. Sejumlah perwakilan warga juga mengajak Kades Belo Laut Ibnu turun ke laut guna melihat kondisi yang terjadi. Namun semakin siang emosi warga bertambah, terlihat kerusakan pada sejumlah kursi plastik bahkan warga ada yang nekad menyegel kantor desa saat Kades Ibnu beserta perangkat desa berada dalam kantor mendengar aspirasi warga.

“Itu salah persepsi Bang, KIP itu bukan beroperasi tapi larat (terbawa arus laut, red). Kalau larat itu kan mereka terjebak dangkal. KIP itu tidak mungkin beroperasi karena itu di luar RK (rencana kerja) mereka. Hanya yang diinfokan ke ke masyarakat KIP yang menepi itu katanya bekerja,” ujar Zalapi tokoh pemuda Desa Belo Laut saat dikonfirmasi, Senin, (28/12/2020) seraya membenarkan telah terjadi salah persepsi di kalangan warga yang berdemo di kantor desa.

Hingga berita ini diturunkan sejumlah aparat keamanan masih berjaga-jaga di wilayah perairan KIP di Desa Belo Laut guna mengantisipasi kejadian yang tak diinginkan.

Kabag Waskip Bangka Barat, Sugarta dikonfirmasi membenarkan telah terjadi salah komunikasi. Dijelaskannya, kondisi KIP Cinta 1 saat itu mengalami kerusakan pada ruder profiler sehingga terpaksa kapal harus menepi dan dalam keadaan sudah normal kapal berupaya ke tengah sambil menurunkan lader untuk bertahan agar tak terbawa arus laut. Namun kondisi ini dianggap masyarakat KIP melakukan aktifitas agak menepi.

“Walaupun kondisinya seperti itu, itu masih dalam IUP PT Timah juga. Cuma salah komunikasi saja di masyarakat,” jelas Sugarta.

Berikut Kronologis:
– Sekitar pukul 07.45 WIB KIP Cinta 1 melakukan proses relokasi dari Belo Laut ke Terabik.
– Dalam perjalanan jam 08.45 KiP Cinta 1 mengalami trouble ada ruder profeiler. Untuk mencegah kapal hanyut ke daratan KIP tancap lader untuk bertahan.
– Jam 09.45 WIB KIP melanjutkan proses relokasi ke Terabik dan tiba ditempat tujuan Terabik pukul 10.45 WIB.(zulfitri)