Beranda FAKTA & PERISTIWA Rumah Milik Kamsia (60) Dilalap Si Jago Merah Saat Tertidur Pulas Di...

Rumah Milik Kamsia (60) Dilalap Si Jago Merah Saat Tertidur Pulas Di Sore Hari

BERBAGI

Batu Bara,Buser24.com – Rumah milik ibu Kamsia (60) seorang janda yang terletak di Dusun Rukun Desa Durian Kecamatan Medang Deras, Kabupaten Batu Bara, dilalap sijago merah saat teridur pulas bersama anaknya, pada hari Kamis (11/2/2021) sekira pukul 15.30 Wib.

“Informasi yang diperoleh awak media, pada saat tertidur pulas, Kamsia (60) bersama anaknya Suni (21) dikagetkan rumahnya dilalap si jago merah, Syukurnya kedua penghuni rumah itu berhasil selamat, setelah dibangunkan tetangga yang berteriak ada kebakaran”.

“Menurut keterangan Nika (26) salah seorang tetangga Kamsia, awalnya mendengar suara seseorang yang kebetulan lewat dengan berteriak, ada rumah yang lagi mengalami kebakaran, sontak Nika berlari menuju lokasi kejadian dan menggedor pintu rumah milik Kamsia, untuk membangunkannya dari tidur. Selanjutnya membuka pintu dan langsung menyelamatkan Kamsia dan anaknya Suni, serta harta benda yang masih dapat diselamatkan”.

“Beberapa menit kemudian Kepala Desa Jumari dan jajaran Desa, serta warga tetangga datang menolong dan turut membantu memandamkan dan menyelamatkan harta benda milik Kamsia, Kepala Desa Durian Jumari mengatakan api baru dapat dipadamkan sekitar satu jam kemudian, setelah dibantu mobil Damkar milik Pemerintah Kabupaten Batu Bara dan Camat Medang Deras Efendi sehingga tidak menghanguskan rumah warga lainnya”.

“Meski sebagian hartanya selamat namun pengakuan Kamsia, barang barang lain ikut terbakar seperti ijazah, emas, hak milik kendaraan, KK, KTP, Akte tanah dan rumah, Uang Tunai, Gabah kering padi dan kulkas serta yang lainnya, dengan kerugian mencapai Rp.150 juta rupiah”.

Pantauan awak media dilapangan, Kepala Desa Durian Jumari memberikan bantuan kepada Kamsia berupa 3 karung beras 10 kg, 1 kotak mi instan. Camat Medang Deras Efendi turut menyerahkan sembako berupa 1 karung beras 10 kg dan 1 kotak mi instan”.

(Nando Sagala)