Beranda HEADLINE Pekerjaan Proyek Pemasangan Pipa Air Minum Terus Berjalan “Anggaran Rp.2.424.067.000 Tidak Diawasi...

Pekerjaan Proyek Pemasangan Pipa Air Minum Terus Berjalan “Anggaran Rp.2.424.067.000 Tidak Diawasi Ketat Oleh Konsultan Pengawas”

BERBAGI

Buser24.com | Aceh Tamiang.

Terpantau adanya pelaksanaan Kegiatan proyek berupa pekerjaan pemasangan jaringan pipa air minum yang terletak diwilayah Kecamatan Rantau Kabupaten Aceh Tamiang, pekerjaan tersebutpun terus berjalan lancar, dan hal itupun menjadi perhatian khusus dari Ketua Koperasi Berkah Wartawan Indonesia Aceh Tamiang saat melakaukan belusukan ditempat pekerjaan perpiaan air minu pada hari Kamis Tanggal 03 Juni 202 Kemarin.

Amnurdani, Ketua Koperasi Wartawan Indonesia Kabupaten Aceh Tamiang, memberikan keteranagan kepada pihak wartawan Buser24 mengatakan bahwa “Dilokasi kegiatan, terlihat pada papan nama proyek pekerjaan optimalisasi Spam IKK Rantau Kabupaten Aceh Tamiang, dengan nomor kontrak : HK. 02.03/PPK-AM/Kont/24203, tanggal kontrak : 30 Desember 2020, nilai kontrak : Rp. 2.424.067.000, kontraktor pelaksana PT. TH, konsultan supervisi GK, sumber dana APBN anggaran tahun 2021 Satuan Kerja Pelaksanaan Prasarana Permukiman Aceh Pejabat Pembuat Komitmen Air Minum, waktu pelaksanaan 180 hari kelender”,Ungkap Amnurdani, Jum’at (4/06/2021).

Ketua Koperasi Berkah Wartawan Indonesia menjelaskan “Saat berada dilokasi kegiatan, terlihat para pekerja galian pipa dan tenaga kerja penyambungan pipa sedang melakukan pengetesan, namun tidak terlihat ada konsultan pengawas berada dilapangan.

“Beberapa pekerja dilapangan, ketika akan dikonfirmasi oleh para Wartawan, mereka menolak dan mengatakan, “kami hanya pekerja, sedang pengawas kemarin ada, yang jelas kami tidak tahu masalah proyek,”ungkap Amnurdani menirukan salah satu Pekerja.

Lanjut Amnurdani, selaku Ketua Koperasi Berkah Wartawan Indonesia mengatakan bahwa, “pekerjaan dengan anggaran miliyaran rupiah, seharusnya tetap didampingi oleh pihak konsultan pada saat pelaksanaan dilapangan, dan tidak boleh lengah, agar hasilnya bisa menjadi sempurna”,Ujar Amnurdani.

Sapaan Dani yang sering dipangil menambahkan “Ini harus menjadi perhatian semua pihak, khususnya Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Tamiang karena di wilayah kerjanya dan nantinya sebagai penerima manfaat. Jangan nanti setelah pekerjaan selesai, malah akan menambah beban kerja, serta biaya pengeluaran,”Akhir penyampaian Amnurdani dengan tegas begitu serius memperhatikan setiap jengkal pelaksanaan pekerjaan tersebut.

Reporter : Andi.