Beranda HEADLINE Minggu Pertama Binaan PT Timah Hasilkan 24.548 Kg Pasir Timah PIP Dari...

Minggu Pertama Binaan PT Timah Hasilkan 24.548 Kg Pasir Timah PIP Dari Suka Damai Toboali

BERBAGI

Buser24.Toboali Basel. Secara otomatis dengan berlangsungnya kegiatan usaha penambangan ataupun usaha lainnya disuatu wilayah membuat perubahan dilingkungan seperti halnya sektor perekonomian masyarakat maupun pekerja berkesinambungan dengan pembangunan khususnya wilayah terdampak.

Pencapaian operasi penambangan dilakukan oleh 13 binaan Pt Timah dengan mengunakan Phonton Isap Produksi (PIP) dalam minggu pertama membuahkan hasil tidak sedikit jumlahnya hingga didapat rata rata hasil yang di capai dari mitra Pt Timah sebagai binaan minimal 1.799 kg dan maksimal 4.843 kg diminggu pertama penambangan ini diupayakan terus berlangsung di perairan suka damai Payak Ubi Toboali Bangka Selatan.

Hasil yang didapat diperoleh dari CV Gunung Manik, Bin Shahab, Tiga Sekawan Sukses, VBS +PBC, Kencana +SmS, Traco, Angsana Permai, Adi Dwi Guna, Teladan Jaya, PAB, Mula Karya hingga mencapai 24.548 Kg Pasir timah dari hasil tersebut dijadikan nilai barang itu sendiri.

Ketua Kelompok Suka Damai Bersatu (KSDB) Suhardi menyampaikan saat acara penyaluran bantuan perdana dari Ponton Isap Produksi (PIP) di rumah kediamannya yang digunakan sebagai tempat penyerahan konfensasi 26/1/2021

Disampaikan sebanyak 11 CV yang beroperasi dalam bentuk binaan PT Timah penambangan pasir timah diwilayah perairan suka damai dapat memberikan bantuan kepada warga yang terdampak maupun bantuan untuk pembangunan masjid serta mussolah.

Bentuk konfensasi bantuan kepada warga berupa beras Sebanyak 4.760 kg yang akan dibagikan hari ini kepada warga terdampak dari 18 Rt hingga dihitung lebih kurang 700 lebih bubung rumah pada minggu pertama ini, namun jika masih adanya kekurangan yang akan diteruskan pada minggu selanjutnya, dalam hal pembagian konfensasi ini diharapkan peran serta Rt yang lebih aktif dikarenakan RT lah yang mengetahui warganya dengan yang mana terlebih dahulu dibagikan.(Eduar)