Beranda HEADLINE Legislator minta KPU Sumbar pastikan petugas lapangan miliki APD

Legislator minta KPU Sumbar pastikan petugas lapangan miliki APD

BERBAGI

FPIISumbar.Com, Padang – Ketua Komisi I DPRD Sumbar Syamsul Bahri meminta Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumbar memastikan petugas bertemu dengan warga agar menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) lengkap untuk meminimalkan penyebaran COVID-19. “Protokol kesehatan adalah kunci suksesnya pelaksanaan Pilkada ini,” kata dia di Padang, Selasa.

Menurut dia baik petugas verifikasi faktual calon perseorangan maupun Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) harus dipastikan kesehatan dan keamanan dalam bertugas “Jangan sampai KPU Sumbar abai dalam hal ini dan berdampak buruk bagi pelaksanaan Pilkada sendiri,” kata dia.

Menurut dia masih ditemukan di lapangan petugas yang hanya menggunakan masker saja dalam melakukan pemutakhiran data yang dilaksanakan hingga 15 Agustus 2020. Ia mengatakan anggaran untuk APD ini sudah disiapkan melalui APBN dan disepakati menjadi hal yang harus benar-benar diperhatikan oleh KPU Sumbar. Petugas yang turun ke lapangan sesuai PKPU harus menggunakan masker, sarung tangan dan pelindung wajah.

“Jangan bermain dengan protokol kesehatan, apalagi kondisi saat ini jumlah kasus positif di Sumbar terus bertambah. Kita harus antisipasi hal tersebut,” kata dia Ia juga telah melakukan kunjungan ke sejumlah daerah terkait pelaksanaan Pilkada di kota dan kabupaten. “Masih ada kekurangan di sisi ini dan kita minta ini jadi perhatian bersama,” kata dia.

Sementara itu Komisioner KPU Sumbar Yanuk Sri Mulyani mengatakan petugas yang turun ke lapangan saat ini memang belum memiliki sarung tangan dan pelindung wajah. “Ini hanya persoalan pengadaan yang waktunya cukup sempit. Dalam waktu dekat akan dipenuhi,” kata dia. Menurut dia dalam regulasi yang ada syarat petugas turun ke masyarakat minimal adalah menggunakan masker. “Masker ini tentu paling tidak mencegah penularan virus,” kata dia.

Sementara Ketua Bawaslu Sumbar Surya Efitrimen mengatakan pihaknya terus melakukan pengawasan terhadap penyelenggaraan termasuk memastikan keamanan petugas dalam situasi pandemi ini. “Kita awasi mereka yang tidak menggunakan APD yang sesuai regulasi. Ketika bertemu di lapangan langsung kita ingatkan,” pungkasnya (*)