Beranda FAKTA & PERISTIWA Lagi – Lagi Harimau Sumatra Tewaskan Sepasang Lembu “Kapolsek Ungkap Penyebab Tidak...

Lagi – Lagi Harimau Sumatra Tewaskan Sepasang Lembu “Kapolsek Ungkap Penyebab Tidak Efektif Kamera Trap”

BERBAGI

Buser24.com | Langkat (SUMUT).

Sudah tak habis pikir lagi masyarakat Bahorok sekali ini,khusus nya peternak lembu dan dinas terkait di buat si raja hutan,teror nya benar benar sudah meresahkan warga membuat hilang akal.

Asyik lembu lembu saja yang di mangsa Harimau Sumatra,adalah
Iwan (45).warga Dusun VIII P.Pisang Desa Timbang Lawan selaku pemilik dua ekor lembu ( jantan dan betina) yang diangon Supri (29 ) bekerja sebagai Petani,warga Ranto Panjang Dusun VIII P.Pisang Desa Timbang Lawan,Sabtu (16/1/2021) sekira pukul 07.00 wib,di kebun rambung milik Lias Ginting kampung Ranto Panjang Dusun VIII P.Pisang Desa Timbang Lawan Kecamatan Bahorok Kabupaten Langkat.

Adapun hasil pengecekan bersama oleh petugas Kapolsek Bahorok AkP Pamilu Hutagaol, SH, Kanit Intel Polsek Bahorok Aiptu Budi Suprianto dan anggota Koramil Bahorok mengecek kejadian.

Kapolsek Bahorok AKP Pamilu Hutagaol,SH ketika di kompirmasi,Sabtu (16/1/2021) sekira pukul 09.10 wib terkait kronologi kejadian melaporkan,

Pada hari ini,Sabtu 16 Januari 2021,pukul 07.00 wib , Beni seorang penderes ,berangkat menuju Ranto Panjang Dusun VIII Pulau Pisang Desa Timbang Lawan untuk mengambil deresan getah yang rencananya akan dijual esok hari dipekanan getah.

“Sesampai ditempat ia Menderes dikebun Rambung saudara Lias Ginting,melihat seekor lembu jantan warna putih telah tergeletak mati dengan leher bekas terkaman harimau yang diketahuinya sehari-hari diangon saudara Supri”, terang Kapolsek.

Kemudian Kapolsek pun menjelaskan “Tak lama kemudian Beni berjumpa dengan saudara Boiman yang masih ada ikatan keluarga dengan Supri,dan Beni menyuruh Boiman kerumah/gubuk Supri dan memberitahukan kejadian tersebut,kata nya .

Tak lama kemudian kata Kapolsek Bahorok melanjutkan laporan nya, Supri ke TKP dan kemudian mencari 2 ekor lagi lembu betina warna coklat yang biasa diangonnya bersama lembu jantan yang telah mati tersebut dan sekira berjarak 50 Meter dari TKP lembu jantan putih yang mati diterkam harimau ditemukan lembu betina warna coklat juga mati diterkam harimau dengan sebekah paha dan bahagian belakang badan lembu telah dimakan harimau di sekitat parit ladang yang tergenang air dan semak semak,beber Kapolsek Bahorok.

Menanggapi keamanan ternak lembu milik warga selalu di mangsa Harimau Sumatra dan kelemahan kamera trap tidak efektif di duga penyebab nya adalah Kapolsek mengatakan,

Diperkirakan selama warga beberapa dusun dari desa yang ada dikecamatan Bahorok yang berbatas langsung dengan hutan TNGL dimana diperkirakan sang harimau tersebut berada masih memelihara lembu disekitar kebun Rambung dan kebun kelapa sawit warga yang berdampingan dengan hutan TNGL dengan hanya mengikatkan lembu dibayangkan pohon tidak dikandangkan secara permanen /kandang lembu anti serangan harimau .maka pemasangan perangkap dinilai tidak akan efektif karna harimau masih mempunyai mangsanya berupa lembu warga yang ada disekitar perbatasan hutan,ungkap AKP Pamilu Hutagaol,SH.

Saksi yang mengetahui “Beni seorang penderes (32 ),dusun VIII P.Pisang Desa Timbang Lawan.
Boiman (48 ) petani.dusun VIII Desa Timbang Lawan .

Kapolsek juga menyampaikan “upaya kerjasama nya bersama Pers, Dinas Balai Besar TNGL Wil V Bukit Lawang.BKSDA,dan Mitra / NGO chek dan amankan status Quo dan menghimbau warga sekitar mengamankan lembu peliharaan mereka.

Reporter : AYR.