Beranda NASIONAL Kembalikan Lahan Garapan, Kebun Silau Dunia Berikan Sagu Hati Tahap Ke Empat

Kembalikan Lahan Garapan, Kebun Silau Dunia Berikan Sagu Hati Tahap Ke Empat

BERBAGI

Buser24.com, Simalungun :

Senin (09/11), bertempat di Kantor Kebun Silau Dunia, Nagori Silau Dunia Kecamatan Silou kahean Simalungun, penyerahan sagu hati ganti rugi tanaman untuk Tahap Keempat 17 orang warga Dusun Silandoyung, Nagori Silau Paribuan.

Ditahapan ke empat warga kembali menyerahkan areal HGU milik Kebun Silau Dunia dengan kompensasi Sagu hati ganti rugi tanaman. Acara dihadiri Manajemen Kebun Silau Dunia, General Manajer Serdang 1 yang diwakili oleh Kabid. Umum dan Kabid. Pembiayaan dan Jajaran SPBUn Basis KSDUN.

Dalam sambutannya Kasiaman Saragih Manajer Kebun Silau Dunia menyampaikan terimakasih yang sebesar-besarnya atas kesediaan warga Dusun Silandoyung dalam menyelesaikan masalah garapan secara musyawarah dan kekeluargaan. Dan memberi apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Muspika Silau Kahean, Pangulu, Tokoh Masyarakat dan Tim Kebun Silau Dunia atas kerjasama yang dibangun sehingga permasalahan garapan ini mendapat titik terang dan win-win solution.

Hal ini merupakan rangkaian dari 3 tahap sebelumnya penyelesaian masalah lahan HGU di Kebun Silau Dunia. Tahap pertama sebanyak 3 orang, tahap kedua 8 orang, Tahap ketiga 19 Orang dan kali ini Tahap keempat 17 orang yang menyerahkan kembali lahan HGU ke PTPN3. Kami juga mengucapkan terimakasih kepada Manajemen PTPN III (Persero) mulai dari jajaran Direksi, SEVP, Kepala Bagian terkait dan General Manajer Serdang I yang telah mendukung, ujar Kasiaman didampingi Ketua SPBUN.

Dalam kesempatan tersebut juga dihadiri general Manajer Serdang I yang diwakili oleh E. Ginting Selaku Kepala Bidang Umum yang turut menyampaikan bimbingan dan arahan pada akhir acara. Cara persuasive dan kekeluargaan seperti ini lah yang diharapkan oleh PTPN3 dalam menyelesaikan permasalahan lahan. Kita masih membuka pintu yang selebar-lebarnya kepada warga yang masih mengusahai lahan HGU PTPN3 untuk menyelesaikan masalah lahan ini secara musyawarah dan kekeluargaan sebut nya.sumber APK Kebun Silau Dunia.

( M. Saragih)