Beranda NASIONAL GM SAJAM Pertanyakan Pengalihan JAMREK Tambang Batu Bara dari Kabupaten Sarolangun ke...

GM SAJAM Pertanyakan Pengalihan JAMREK Tambang Batu Bara dari Kabupaten Sarolangun ke ESDM Provinsi Jambi

BERBAGI

Buser24.com,Jambi:

Gerakan Masyarakat Sarolangun Jambi (GM SAJAM) Datangi kantor ESDM Jambi mempertanyakan Jaminan Reklamasi (JAMREK) jumlah yang diserahkan oleh pemerintah kabupaten sarolangun kepada ESDM Provinsi Jambi. 10/09/2020.

Setelah sekian jam GM SAJAM melaksanakan aksi depan kantor ESDM Provinsi jambi. puluhan aktivis disambut oleh kepala bidang minerba bapak Novaizal. di ruangan aula tersebut sempat bertegangan pendapat dari baik dari pihak ESDM maupun dari pihak GM SAJAM dikarenakan Imformasi yang dikeluarkan oleh kabid tersebut tidak jelas.

1.Pertama bapak Novaizal mengatakan, Dana JAMREK yang diterima pada saat pemindahan kewenang saat itu hanya 5.6 mlyar.

2.Karena desakan para pendemo saat itu juga berubah drastis Dalam hitungan detik menjadi 9.8 milyar dan jadi tidak ada kepastian mana yang benar.

Rasa tidak puas dari keterangan tersebut GM SAJAM meneruskan orasinya depan kantor gubernur Jambi. Saat perwakilan pendemo diterima oleh bapak Sekda Sudirman diruang aula gubernur sekda juga menjelaskan terkait JAMREK.

Kata bapak Sudirman jaminan reklamsi yang diterima oleh ESDM provinsi sebanyak 13,3 milyar dan sangat berbeda lagi dari keterangan pak kabid Novaizal sebelumya.

Ditempat berbeda Lembaga Pemantau Penyelenggara Nega Ri (LPPN RI) Pemantau wilayah (DPK Sarolangun) Damri menilai terkait dana jaminan reklamasi (JAMREK) yang diterangkan oleh pihak ESDM dan SEKDA itu terkesan tidak transparan kepada GM SAJAM artinya proses pengalihan tersebut juga data nya tidak Akurat hingga menimbulkan kecurigaan. Disini kita minta kepada pihak hukum untuk mendalami agar kebenaran nya di percayai oleh publik.

Kordinator GM SAJAM Iskandar waktu bersamaan juga menyesali keterangan baik dari pihak ESDM sampai keterangan SEKDA bahwa dana JAMREK tidak tetap nominalnya dan selalu berobah jadi sulit untuk dipercaya… tutup nya.(Redaksi)