Beranda NASIONAL Dosen Universitas Samudera Laksanakan Pengabdian Kepada Masyarakat

Dosen Universitas Samudera Laksanakan Pengabdian Kepada Masyarakat

BERBAGI

Buser24.Com | Aceh Timur

Sebagai wujud pengabdian kepada masyarakat dalam penerapan Iptek Produksi Pakan Ikan dan proses pembesaran bibit ikan lele serta pemasaranya Di Desa Bayuen Kabupaten Aceh Timur, Dosen Universitas Samudera yang terdiri dari Ketua Tim Dr. Rini Mastuti, M. P dari Prodi Agribisnis, Dr Muhammad Fuad, S. E, M. M dan Fauzan Isma, S. Pi, M. Si selaku anggota dari prodi Manajemen yang juga dihadiri Kordinator Dr.Hanifah, M. Pd pada Hari Senin ( 1/9 ) Menggelar Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ( PKM) bersama Kelompok Pembudidaya Ikan ( Pokdakan) Tiara Jaya yang berfokus untuk membantu dalam proses produksi pakan ikan serta persoalan lain yang kerap dialami pembudidaya.

Menurut ketua Pokdakan Tiara Jaya Mahyudanil, S.T, selama ini yang kerap menjadi masalah Pokpadan ialah pakan ikan lele yang bertambah mahal menyebabkan biaya produksi meningkat. ” Namun sayangnya itu tidak selaras dengan harga jual ikan lele di pasar yang stagnan sehingga dapat menurunkan pendapatan. ” Ujar Mahyudanil. Oleh sebab itu dengan adanya Program dari Dosen UNSAM yang mendorong produksi pakan ikan secara mandiri merupakan jawaban dari segala persoalan selama ini. ” tentunya kami sangat bersyukur dengan adanya kegiatan ini karena dengan memproduksi pakan ikan secara mandiri dapat mengurangi biaya produksi selama ini dan membantu kami dalam menghadapi ekonomi sulit selama pandemi ini. ” tandas Mahyudanil.

Sementara itu Ketua Tim Pengabdian Masyarakat Dr. Rini Mastuti, M. P bersama tim selama ini sudah mempelajari apa saja yang kerap menjadi masalah bagi Pokpadan Tiara Jaya salah satunya pakan ikan. ” oleh sebab itu tim kita berupaya membantu memberikan solusi melalui transfer teknologi dan ilmu dengan memproduksi pelet ikan menggunakan bahan ekonomis seperti bungkil kedelai, tepung jagung, tepung ikan, dedak, tapioka, minyak ikan, mineral, vitamun serta bungkil kelapa sawit dengan menggunakan mesin diesel sederhana yang dapat menghemat 30 persen biaya produksi sehingga bisa bermaanfaat bagi pembudidaya. ” ujar Dr Rini. Selain permasalahan pakan ikan Dosen UNSAM juga memberikan inovasi tentang pencatatan pendapatan dan pengeluaran dengan teratur. ” dengan harapan nantinya mereka dapat mengelola keuangan secara sistematis dan efisien dengan demikian kita berharap mereka dapat bertahan di situasi ekonomi sulit selama pandemi Covid 19 ini. ” ujar Dr Rini didampingi Dr Fuad dan Muhammad Fauzan.

Reporter : M Arif Srg.