Beranda FAKTA & PERISTIWA Dinilai Aneh, Proses Penyelidikan Pengaduan Daud Ketaren Di Polres Binjai Dihentikan

Dinilai Aneh, Proses Penyelidikan Pengaduan Daud Ketaren Di Polres Binjai Dihentikan

BERBAGI

Buser24.Com | Binjai (Sumut).

Proses pengaduan masyarakat ( Dumas ) yang sudah sekian lama disampaikan Daud Ketaren warga Pasar IV Namu Trasi Kecamatan Sei Bingai Kabupaten Langkat Sumatera Utara ke Polres Langkat melalui Pengacaranya Sariman, SH terkait dengan masalah Sertifikat Hak Milik ( SHM ) miliknya yang digadaikannya kepada seorang oknum anggota Polres Binjai berinisial KG dan adiknya AG, soal pinjam-meminjam uang sebesar Rp. 200 juta.

Menurut Daud Ketaren kepada Wartawan, Rabu ( 31/ 3/2021 ) sebagai tindak lanjut pengaduannya tersebut sebelumnya dilaporkan ke Kapolres Binjai dan ditangani Unit Tipiter, dan pihaknya sudah diperiksa oleh pihak Penyidik, termasuk juga dengan pihak-pihak lainnya. Namun sayang, tertanggal 26 Maret 2021, pihak Pengacaranya dari Kantor Sariman, Syahrial Sirait dan Associates di Jalan Sei Batang Hari Medan, menerima surat dari Sat Reskrim Polres Binjai prihal Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penelitian Laporan yang ditanda-tangani oleh Kasat Reskrim AKP Yayang Rizki Pratama, SIK.

Adapun isi surat Pemberitahuan tersebut isinya pada point 2 ( a ) disebutkan dalam proses penyelidikan mencari dan menemukan suatu peristiwa yang diduga sebagai tindak Pidana, fakta dan bukti yang dikumpulkan oleh Penyidik/Penyidik Pembantu tidak ditemukan peristiwa yang diduga sebagai tindak Pidana. ( b ) dinilai pihak pelapor dan Pengacaranya rada aneh, karena isinya menghentikan proses penyelidikan terhitung tanggal 25 Maret 2021 guna memberikan kapastian Hukum

“ Sehingga munculnya surat dari Kasat Reskrim Polres Binjai tersebut mengundang-tanda Tanya, apalagi disebutkan tidak adanya bukti, padahal utang sebesar Rp. 200 juta sudah saya bayar kontan termasuk bersama bunganya kepada oknum AG dihadapan Pengacara Sariman, SH dan anak kandung Daud Ketaren, sementara itu SHM atas nama Daud Ketaren sebagai jaminan yang pernah diserahkan kepada KG abang kandung AG ternyata sudah tidak ada, bahkan disebutkan SHM tersebut sa’at ini sudah berpindah ke tangan pihak ketiga. “ ujarnya heran.

Baik Daud Ketaren dan Pengacaranya Sariman, SH mengatakan akan menempun jalur Hukum lainnya termasuk tuntutan Prapid atau gugatan Pidana, atau melaporkan persoalan yang melibatkan dua oknum anggota Polres Binjai ini ke Poldasu, untuk mendapatkan keadilan dan supremasi Hukum, karena perbuatan tindak penggelapan SHM milik pelapor tersebut jelas bertentangan dengan Hukum, tambahnya.

 

Reporter : Redaksi