Beranda EKONOMI Delapan Countaner Dibongkar Dari KM Trans Jaya Di Duga Muatan dan Dokument...

Delapan Countaner Dibongkar Dari KM Trans Jaya Di Duga Muatan dan Dokument Bermasalah

BERBAGI

Buser24.com-Pangkalpinang Bangka. Bayaknya pemberitaan berkaitan dugaan pengiriman pasir zircon belum dilengkapi dukumen yang sah dan kejelasan asal barang dari exportir selaku pemilik barang. Sebanyak delapan countener termuat dalam palka KM Trans Jaya di Dermaga I Pelabuhan IPC Pangkalbalam Pangkalpinang Bangka di bongkar ulang dan dipindahkan ke Terminal Penumpukan Sementara di areal pelabuhan.

KM Trans Jaya yang juga mengangkut 8 Countener ukuran 20 Feet bermuatan total 200 Ton Zircon milik perusahan exportir merangkap selaku pemilik barang PT CAL rencana akan export ke Negara China dengan alamat tujuan Jlamei Village shanjian nantinya diterima oleh Fujian Yuanao Industrial and trading. sesambil menunggu dokument dari Kantor Bea dan Cukai Pangkalpinang terkait surat permohonan pelayanan dokumen ekspor yang diajukan oleh PT CAL atas nama Erna selaku eksportir pada tanggal 1/4/2021

Sesambil menunggu dokument Pemberitahuan Ekspor Barang dari kantor Bea dan Cukai Pangkalpinang berupa Nota Pelayanan Ekspor (NPE) sebanyak 8 countener berisi muatan zircon dengan perkiraan 200 Ton dipindahkan terlebih dahulu dan diangkut menggunakan tronton dari gudang PT CAl dan dipindahkan ke Areal Penumpukan Sementara tidak jauh dari areal pabean di sekitaran Pelabuhan muat Pangkalbalam Pada Jumat 2/4/2021

Tidaklah lama menunggu pelayanan dari Beacukai Pangkalpinang berupa dokumen Nota Pelayanan Ekspor (NPE) dengan mendapatkan nomor pendaftaran PEB dan surat BC tertuang pada tanggal 1/4/2021 dengan melampirkan isi dokumen:
Catatan pemeriksa dokume Ekspor ( tidak terisi) catatan pengawasan stuffing (tidak terisi) catatan masukan barang ekspor ke kawasan pabean (tidak terisi) catatan pemasukan barang ekspor ke Pabeanan (segel Conteng) catatan pemeriksaan Fisik Barang (periksa) dokumen inipun di tandatangai oleh petugas Beacukai Pangkalpinang atas nama Subhan nur Amirul pada pada tanggal 3/4/2021

Kendati mempunyai kelengkapan dokumen muatan dari Bea Cukai berupa PEB dan Juga NPE didukung laporan surveyor berupa copy Sertificate of Analysis dan laporan suveyor serta SPTPD yang diisi secara manual tetap saja 8 unit coutainer milik Pt CAl yang sudah dimuat dalam palka kapal KM Trans Jaya dipaksa untuk bongkar ulang dan di singkirkan di areal Terminal Penimbunan Sementara dalam areal pabean dipelabuhan Pangkalbalam. Sempat juga menjadi tarik ulur atas perintah bongkar ulang 8 unit countener tersebut hingga kapal di tunda keberangkatannya yang sebelumnya kapal KM Trans Jaya di perkirakan Keberangkatan dengan tujuan Pelabuhan sunda kelapa 3/4/2021

Countener asal pemilik PT Cal tetap dilakukan bongkar walaupun pemilik barang tidak menginginkan dilakukan, menurut keterangan dari Intansi terkait pembongkaran 8 contener tersebut untuk di cek ulang besok oleh kementerian ESDM dan Intansi terkait. ( FR )