Beranda SOSIAL BUDAYA Calon Bupati Mamuju Habsi Wahid Gelar Kampanye Terbatas di Kelurahan Karema

Calon Bupati Mamuju Habsi Wahid Gelar Kampanye Terbatas di Kelurahan Karema

BERBAGI

Buser24.Com, Kota Mamuju (Sulbar)-Calon Bupati Mamuju Habsi Wahid menggelar kampanye terbatas yang dilaksanakan dirumah kediaman Malik Ballako Jalan Nelayan 3 Kelurahan Karema, Kecamatan Simboro, Kabupaten Mamuju. Selasa malam (3/11/2020).

Dalam kampanye terbatas di hadiri tim koalisi kerakyatan pemenangan di antaranya, Jayadi, Hatta Kainang, Mervie, dan tokoh masyrakat serta pendukung relawan partisan.

Pada kesempatan itu, Habsi Wahid dalam orasi politiknya mengatakan Kampanye sesungguhnaya adalah salah satu media untuk menyampaikan visi misi seorang calon bupati dan wakil bupati dalam kaitannya untuk mendapatkan perhatian dari masyrakat sehingga bisa di pilih sebagai bupati dan wakil bupati.

Kalau kita melihat dalam keadaannya calon bupati yang baru mestinya banyak- banyak berkampanye karna belum di tau masyrakat, tapi kalau incamben seperti saya dan pak wakil bupati sesungguhnya  tak perlu terlalu banyak berkampanye.

“Karna saya sudah memimpin daerah ini 5 tahun lamanya dan tentu kita sudah menikmati dan kita sudah merasakan apa yang telah kami  lakukan selama 5 tahun,”ucap Habsi Wahid, di hadapan masyrakat karema dalam orasi politiknya.

Seperti kita dikota ini, tentu ada perbedaan- bedaan selama 10 tahun pak SDK memimpin mamuju ini tentu banyak bagusnya tapi masih banyak yang belum bagus, saya mimpin 5 tahun mamuju ini masih banyak juga bagusnya tapi masih banyak juga yang belum bagus.

Oleh karena itu, persoalan pemimpin itu tidak ada yang sempurna mungkin kenpa tidak sempurna, karna memang terbatas waktunya. “Seandainya ada pemilihan bupati gubernur seumur hidup tidak di ganti ganti  itu bisa memenuhi seluruh  kebutuhan kepentingan masyrakat,”katanya.

Karna pemilihan bupati paling  banyak dua periode  maka tentu selama 10 tahun itu saya kira melaksanakan tugasnya sebagai pemimpin di daerah tidak semua bisa dilakukan karna keterbatasan waktu.

“Lebih-lebih lagi terhadap saya, saya ini baru 5 tahun memimpin mamuju ini, oleh karena itu bapak ibu biar ngenap 10 tahun bagaimana bapak ibu apa perlu kita lanjutkan bapak ibu dua periode,”pungkasnya.(Hedar)