Beranda ENTERTAINMENT Banyaknya Warga Koba Sebutkan ‘Jelang Lebaran Idul Fitri 1442 Adanya Aktifitas Tambang...

Banyaknya Warga Koba Sebutkan ‘Jelang Lebaran Idul Fitri 1442 Adanya Aktifitas Tambang di Marbuk Sangat Terbantu’

BERBAGI

Buser 24jam.com, Bangka Belitung –Ramainya pemberitaan di beberapa media online lokal di Bangka Belitung yang menulis tentang aktivitas penambangan di kolong marbuk, punguk dan kenari yang seolah membandel dan kebal hukum membuat seorang wanita beranak dua bernama Pipit meluapkan isi hati dan unek-uneknya.

Wanita yang berusia 30 Tahun itu bertempat tinggal di kecamatan koba kabupaten Bangka Tengah yang kesehariannya menafkahi keluarganya dari hasil meminta belas kasih dari ponton-ponton tambang yang berkerja di kolong eks kobatin, dengan menggunakan drum pelastik yang di belah menjadi dua dan di rakit menggunakan kayu sebagai modal perahunya untuk mengais rezeki dari ponton ke ponton dan mendapatkan hasil timah 3 kilogram perhari, baginya dengan pendapatan tersebut sudah lumayan apalagi di era pandemi covid 19 yang tak kunjung hilang.

Pipit saat di temui di lokasi menyebutkan bahwa bukan karna kebal hukum seperti apa yang di beritakan oleh media-media itu, tapi ada tanggungan yang harus di hidupi dirumah,

” Orang -orang ini menambang bukan karna kebal hukum bang, melainkan ada nafka keluarga yang harus di penuhi menjelang lebaran ini, sama juga seperti saya yang menghidupi anak 2 dan 1 orang ibu yang harus saya hidupi, jadi saya mohon kepada para penegak hukum untuk mengerti dengan kami rakyat kecil ini yang hanya bertumpuhan dengan tambang merbuk ini apalagi menjelang lebaran ini,” ungkapnya dengan sedih.

Lanjutnya ” Lantas jika tempat ini (merbuk-red) tidak lagi beroperasi bagai mana saya mau beli baju lebaran untuk anak saya ataupun ibu saya, apakah pihak penegak hukum dan pemerintahan mau menghidupi mereka(penambang-red) dan pencanting timah seperti saya ini??? Adapun Harapan kami Meminta bupati bateng dan Gubernur Babel untuk memperhatikan masyarakat miskin seperti pit dan lainnya,”Tukasnya kepada wartawan.

Terpisah: Saat di temui di lokasi kegiatan penambangan timah yang di sebut Kawasan Kuruk beberapa kelompok masyarakak usai melakukan pelimbangan timah mengatakan kepada awak media Buser 24Jam. Com. Minggu sore 09/05/0221, “Dengan adanya aktifitas pekerja tambang disini kami sangat merasa terbantu,”

Dikatakannya lagi, kami selaku warga koba dan bertempat tinggal di Desa Berok atifitas pekerjaan tambang tersebut tidak menganggu.

“Siapa bilang ada aktifitas tambang disini menganggu ketertiban dan kenyamanan kami warga disini, ada juga adanya aktifitas tambang di sini sangat membantu kami warga bertempat tingal di sini, karena penghasilan kami dari sini lh, dan apa lagi saat ini mau menjelang hari raya idul fitri,” sebutnya RS, HA,dan FI dan beberapa keluarga lainnya. ( Pardi)