Beranda FAKTA & PERISTIWA Akibat Tambang Galian C Di Duga Tidak Kantongi izin Hingga TPU Warga...

Akibat Tambang Galian C Di Duga Tidak Kantongi izin Hingga TPU Warga Terancam Longsor

BERBAGI

Bagun purba, Buser24.com

Akibat aktifitas tambang tanah galian C di dusun 1 Desa Damak Maliho Kecamatan Bangun Purba Kabupaten Deli Serdang Tempat Pemakaman Umum (TPU) warga terancam Longsor Akibat adanya galian C yang beroperasi di dusun 1 Desa Damak Maliho Kecamatan Bangun Purba, lokasi Pemakaman umum muslim kini terlihat mengkhawatirkan kondisi dan keadaannya pada saat ini terancam longsor yang parah.
Adapun penyebabnya di karenakan adanya galian C yang di lakukan oleh pemilik tanah NB yang tinggal di Dusun 1 Desa Bah Perak Kecamatan Bangun Purba yang telah beroperasi lebih kurang 5 bulan.

Galian C yang beroperasi di tanah milik N B ini di Duga sama sekali tidak memiliki izin, sehingga dapat di katakan Ilegal, walaupun demikian  galian tersebut tetap berjalan lancar tanpa pernah ada tindakan tegas yang dilakukan oleh Muspika setempat, ada apa sebenarnya ini.

Kades Damak Maliho Estiana Br Saragih pada saat di konfirmasi oleh awak media pada senin 1 Maret 2021 mengatakan, “Saya sebagai Kades di Desa Damak Maliho tidak pernah memberikan izin kepada Nurdin Barus terkait adanya galian C tersebut” terangnya.

Sehat Sitepu selaku pemilik tanah yang berbatasan langsung dengan N B pada saat konfirmasi langsung dengan tegas mengatakan, “Saya juga tidak pernah menyetujui atas dilakukannya pengorekan tanah tersebut, karena ini dapat mengakibatkan terjadinya kelongsoran pada tanah saya, karna jarak yang di korek sangatlah begitu minim jaraknya, saya tidak mau terjadi masalah di kemudian hari” ucap Sehat Sitepu .

Terkait galian C yang dilakukan di tanah N B, warga pun merasa kecewa dan keberatan di sebabkan adanya pengorekan tanah pada pinggiran Tempat pemakaman umum muslim, (TPU) akibat pengorekan dan penggalian tanah tersebut itu dapat mengakibatkan kelongsoran.

Asran Saragih selaku sosial kontrol terhadap lingkungan meminta kepada muspika dan instansi yang terkait agar memberikan tindakan tegas terkait adanya galian C yang beroperasi di tanah milik Nurdin Barus, bila perlu di proses HUKUM Karena telah merusak lingkungan. pintanya
(Lb)