Sidang Prapid di PN Stabat Diduga kriminilasi Terkait Sk Menteri Kehutanan Berujung Narkoba

28
BERBAGI
BUSER24.Com,Langkat – Sidang pemohon Prapid M. Yusuf dengan termohon Satnarkoba Polres Langkat yang digelar Pengadilan Negeri (PN) Stabat  dipimpin langsung oleh  Hakim Tunggal  Hasannuddin,  SH pada hari Rabu (10/4) dumulai pukul 14.00 Wib
Dalam angenda persidangan penyerahan bukti termohon dan keterangan saksi termohon, hakim tunggal mempertanyakan kronologis penangkapan yang dilakukan petugas yang melakukan penangkapan saat itu dan dilakukan  pengeladahan ,dan penyitaan barang bukti oleh saksi termohon.
Dalam persidangan saksi termohon yang melakukan penangkapan ada Tiga orang dan ditambah saksi penyidik yang hadir ada Empat Saksi, Dalam persidangan saksi yang melakukan penangkapan mene4rangkan bahwa saksi telah mendapat perintah sejak tanggal 18 Febeuari 2019 sementara saat Hakim kembali menanyakan saksi penyidik bahwasanya surat perintah penangkapan dikeluarkan pada tanggal 20 Februari 2019 dan itu perintah langsung  dari kasat narkoba untuk melakukan penyelidikan terhadap M.  Yusuf pada Tanggal 18 Februari 2019 telah mendapatkan perintah penyelidikan dan surat penangkapan dikeluarkan Tanggal 20 Februari 2019.
Begitu juga saat ditemui Wartawan usai sidang Kuasa Hukum pemohon Rodi Anjasman SH mengatakan bila penagkapan tindak pidana Narkoba  atas nama M.  Yusuf mendapatkan kriminalisasi  yang dipesan oleh seseorang karena M.  Yusuf memegangang salah satu SK
kementerian kehutanan dan  pemanfaatan kemasyarakatan yang saat ini dikuasai oleh perusahaan perkebunan kelapa sawit dan akibat kriminalisasi yang dilakukan terhadap pemohon  M.  Yusuf dikenakan Pasal 112 dan UU NO.35 tahun 2019 tentang narkotika  dengan ancaman diatas hukuman 5 tahun minimal 4 tahun dan maksimal 12 tahun,kata Kuasa hukum.pemohon (REDAKSI)