Puluhan Relawan Posko Paccerakkang ke Lokasi Terparah Longsor Gowa

107
BERBAGI

BUSER24.Com, Gowa – Sabtu tanggal 2 Februari 2019 kemarin, puluhan relawan dari 7 Komunitas sosial yang bergabung di Posko Relawan Paccerakkang kembali mengunjungi Lokasi terparah banjir dan longsor di Gowa yakni Sapaya dan Magempang.

Ke-7 komunitas yang bergabung diantaranya Celebes Volunteer Action (CVA), Komunitas Relawan Peduli Bangsa (KORPS), Komunitas Mobil JIP Makassar, Relawan Patroli Ambulance Indonesia, Indonesia ofroad federal (IOF), IMPS Marioriwa Kita, Setapak Negeri.

Ini sudah ke -3 kalinya kami kesini, pemberangkatan yang 1-2 kemarin untuk cek lokasi dan jalan menuju target. Alhamdulillah hari ini kita membawa Logistik yang ditampung di posko beberapa hari kemarin berupa pakaian, kebutuhan dapur, kebutuhan PH (Personal Hygine), Sandang Pangan dan obat-obatan ungkap kordinator lapangan kak ichal.

Sayangnya kita tidak bisa tembus ke lokasi target dikarenakan akses jalan yang kami kelewati terputus pas dekat air terjun desa mangempang kampung berua lanjut ketua komunitas jip makassar, pak H. syarif

Jalur yang di lewati adalah bili-bili, karena perkiraan jalur ini sudah aman namun ternyata masih banyak titik longsor yang belum terisolir dengan baik. Titik longsor tersebut sekitar 7 titik hingga posko pertama Dompet Dhuafa.

Logistik di drop out di rumah warga dekat air terjun dan di serahkan sepenuhnya kepada kakak Relawan posko Dompet Dhuafa untuk ambil alih serahkan langsung logistik dan obat-obatan yang kami bawa.

Sekitar 4 titik longsor yang sempat dilewati, namun menggunakan kendaraan mobil JIP, itupun setengah mati,medan yang berat bukan penghalang semangat kami namun apa daya akses pohon tumbang dekat air terjun sama sekali tidak bisa kami tidak bisa lewati lanjut Riska selaku founder CVA.

Kabar terbaru selain sapaya dan mangempang lokasi yang juga masih belum terisolir adalah datara, dan menghimbau untuk seluruh relawan yang ada di Makassar lebih tepatnya agar tetap memperhatikan daerah tersebut dan masih membutuhkan bantuan relawan lanjut riska.