Polres Langkat Berhasil Gagalkan Pasokan 1 Kg Sabu Tujuan Jakarta

20
BERBAGI
BUSER24,Com,Langkat – Personel Satuan Reserse Narkoba Polres Langkat menggagalkan pasokan narkoba tujuan Tanggerang Jakarta, berikut menyita barang bukti 1 kilogram sabu dari tersangka kurirnya yang berada didalam bus penumpang umum Kurnia BL- 7802 PB, Minggu (18/11) pukul 06.30 WIB.
Tersangka, Wan (38 ) warga Dusun Gampong Geuleuding Desa Masjid Geuleuding Kecamatan Padang Tiji Kabupaten Pidie, diamankan saat petugas menggelar razia di Jalan Lintas Sumatera persisnya depan Pos Lantas Sei Karang Desa Kwala Begumit Kecamatan Stabat Kabupaten Langkat.
Informasi diperoleh, sebe­lumnya personel Polres Lang­kat, menerima informasi dari masyarakat akan melin­tas seorang kurir yang diduga mem­bawa narkoba dengan menum­pang kendaraan bus penumpang umum.
Selanjutnya petugas yang dipimpin langsung Kasat Narkoba Polres Langkat AKP M. Yunus Tarigan bersama dengan anggotanya melakukan razia dan menyetop salah satu bus penumpang umum jurusan Aceh-Medan di depan pos lalu lintas Sei Karang.
Kemudian pihak kepolisian meminta izin kepada supir agar dapat memeriksa se­luruh penumpang serta barang bawaan mereka.  Selanjutnya melakukan pemeriksaan terhadap penumpang dan menemukan bungkusan yang berisi sabu diketahui milik tersangka.
Kapolres Langkat AKBP Doddy Hermawan melalui Kasat Narkoba AKP M Yunus Tarigan ketika dikonfirmasi wartawan via sambungan telepon seluler, Selasa (20/11) membenarkan penangkapan tersebut.
Berdasarkan pengakuannya kepada petugas saat diintrogasi, tersangka mengakui bahwa barang haram tersebut diperolehnya dari seeorang berinisial Rah (25) warga Dusun Gampong Geuleuding Desa Masjid Geuleuding Kecamatan Padang Tiji Kabupaten Pidie.
Nantinya setibanya Tanggerang di Jakarta, Rah yang akan mengatur kemana sabu tersebut diantar. Tersangka sebelumnya dijanjikan uang sebesar Rp40 juta jika sabu tersebut sampai dilokasi yang dituju. Namun dia hanya memperoleh uang panjar sebesar Rp2 juta dan yang habis baru Rp1 juta, untuk biaya dalam perjalanan, ujar Kasat. (RED/RSH)