Polres Bengkalis Dalami Dugaan Ijajah Palsu Kades Sungai Linau

149
BERBAGI

Buser24.com,Bengkalis – Kepolisian Resort (Polres) Bengkalis Provinsi Riau saat ini tengah mendalami dugaan kasus ijajah palsu Kepala Desa Sungai Linau,penyelidikan tersebut dilakukan setelah menerima laporan dari salah seorang warga setempat pada (21/08/2018).

Laporan polisi Nomor:STTLP/171/VIII/SPKT/RIAU/RES-BKS kami terima dan saat ini kami sudah dalami dengan memanggil beberapa saksi dari panitia penerimaan kepala desa dan dinas BPMPD kabupaten bengkalis.

Dalam kasus ini pelapor Syamsuri Sugiyanto yang merupakan warga desa sungai linau melaporkan kasus dugaan dokumen yang dipakai untuk mencalonkan kepala desa Sungai Linau yang diduga palsu saat ikut mencalon menjadi kepala desa pada tahun 2017.

Saat awak media menghubungi salah satu penyidik polres bengkalis yang menangani kasus ini,beliau menyampaikan via whatsApp bahwa pak kades sudah di panggil dan baru datang setelah panggilan ke3 dan kita lagi menunggu dokumen asli yang akan kita chek ke absahan nya,kita masih tahap LIDIK ungkap nya.

Karena sebenarnya bukti – bukti sudah cukup,tentang data kependudukan yang ganda,akte yang di terbitkan kabupaten Kampar tahun 2013 sementara ktp terbitan bengkalis 2012 dan no nik beda yang ada akte tersebut sebab pada tahun 2009 kades sungai linau tersebut pindah ke bengkalis tanpa mengurus surat pindah dari kabupaten Kampar jadi data tersebut masih aktif saat beliau urus akte tersebut.

Tentang balasan surat dari dinas pendidikan kabupaten lampung utara tentang keabsahan ijajah paket A dan B yang diterbitkan tersebut sampai saat ini belum di temukanya bukti – bukti pendukung tentang ijajah paket tersebut .

Sindikat Wartawan Indonesia (SWI) dan Lembaga Lidik Kasus Pusat akan melakukan orasi dalam waktu dekat ini agar kasus ini segera dengan cepat untuk di tidak lanjuti dan kita meminta kepada Bupati Bengkalis agar kades Sungai Linau untuk segera di Non aktifkan atau di copot dari jabatanya dengan segera….Bersambung(Team Buser24 Riau)