Masyarakat Tolak Pembangunan Infrastruktur Tambang Dikampung Gurimbang

107
BERBAGI
Buser24.com,Kabupaten Berau – Pada Hari kamis (10/01/ 2019) pukul 08.30 wita di Kantor kepala kampung Gurimbang Jl. Dermaga RT. 07 Kec. Sambaliung Kab. Berau telah dilaksanakan Elisitasi terkait pemasangan spanduk penolakan pembangunan infrastruktur tambang di wilayah kampung Gurimbang oleh masyarakat Kampung Gurimbang.
Bahwa benar yang melakukan pemasangan spanduk penolakan pembangunan infrastruktur tambang di lokasi Jeti PT.KDC wilayah kampung Gurimbang adalah masyarakat setempat.
Masyarakat kampung Gurimbang meminta Penyelesaian permasalahan dan Komitmen tentang janji perusahaan untuk mengganti rugi lahan yg masuk areal tambang PT. KDC
Pjs Kepala kampung menerangkan bahwa perusahaan sebelum melakukan kegiatan operasi dilokasi, PT. KDC  belum sama sekali melakukan ganti rugi lahan dan tanam tumbuh kepda masyarakat kampung Gurimbang yang memiliki lahan di area tersebut.
Supandi juga menerangkan bahwa perusahaan PT. KDC telah melakukan Line Clearing lokasi kurang lebih 600 Ha yg di dalamnya termasuk tanam tumbuh masyarakat Gurimbang.
Melalui Pjs kepala kampung, masyarakat Gurimbang meminta pembangunan Jeti dipindahkan ke Timpadung karena Jeti tersebut menurut masyarakat mengganggu PDAM yang akan mengalir 4 kampung yaitu, Kampung Gurimbang, Kp Sukkan, Tanjung Perangkat dan Bangun.
“Karna dikhawatirkan berdampak ┬ápencemaran limbah pada air yang akan di konsumsi oleh masyarakat yang ada di empat kampung tersebut,”ungkapnya.(Fendy.R)