Beranda HEADLINE Maling Pembobol Gudang Logistik KPU Langkat Dibekuk

Maling Pembobol Gudang Logistik KPU Langkat Dibekuk

24
BERBAGI
BUSER24.Com, Langkat – Personel Unit Ekonomi Satuan Reskrim Polres Langkat dipimpin langsung Kanit Iptu Zul Iskandar Ginting, membekuk komplotan pembobol gudang logistik milik KPU Langkat di Jalan Proklamasi Pasar VII Kelurahan Kwala Bingai Kecamatan Stabat Kabupaten Langkat dan juga mengamankan tersangka penadah ribuan kotak bilik suara yang terbuat dari aluminium, Kamis (28/11) malam.
Kelima tersangkanya yakni Gan (35) otak pelaku, yang juga pegawai honorer KPU Langkat, warga Jalan Imam Bonjol Lingkungan VIII Kelurahan Kwala Bingai Kecamatan Stabat, Kabupaten Langkat. Sup (45) BHL Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Langkat, penduduk Jalan Melati Lingkungan X Kelurahan Perdamaian Kecamatan Stabat Kabupaten Langkat.
Tersangka TA (25) BHL Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Langkat, penduduk Jalan Imam Bonjol  Lingkungan VIII Kelurahan Kwala Bingai Kecamatan Stabat, Kabupaten Langkat, KB (28) warga Jalan Pendidikan Desa II Pante Gemi Kecamatan Stabat Kabupaten Langkat dan penadahnya MS SE (48) penduduk Jalan Sudirman Lingkungan I Karya Kelurahan Perdamaian Kecamatan Stabat Kabupaten Langkat.
Kapolres Langkat AKBP Doddy Hermawan didampingi Waka Polres Langkat Kompol Hendrawan, Kasat Reskrim AKP Juriadi dan Kasubag Humas AKP Arnold Hasibuan, kepada wartawan, Sabtu (1/12) menjelaskan bahwa peristiwa tersebut terjadi sekitar Bulan Oktober sampai November 2018.
” Dimana keempat tersangka yakni Gan, Sup, TA dan KB, secara bersama-sama mengeluarkan bilik suara KPU Langkat yang terbuat dari aluminium dan berdasarkan pengakuan otak pelaku Gan dia mengambil sebanyak 3.500 keping dari gudang Logistik di Jalan Proklamasi Pasar VII Kelurahan Kwala Bingai Kecamatan Stabat Kabupaten Langkat,” ujar Kapolres.
Selama ini, sambung Kapolres Langkat, gudang tersebut merupakan pengawasan dari tersangka Gan yang juga adalah pegawan honorer KPU Langkat dan bertugas sebagai penjaga gudang logistik KPU.
Kemudian barang-barang hasil tindak pidana penggelapan dalam jabatan tersebut dijual para tersangka ke gudang barang bekas (botot) milik tersangka penadahnya yakni MS yang berada di Jalan Sudirman Lingkungan I Karya Kelurahan Perdamaian Kecamatan Stabat Kabupaten Langkat.
Atas peristiwa itu, sebut mantan Kapolres Pematang Siantar ini, KPU Langkat mengalami kerugian sekitar Rp35 juta. Petugas juga menyita barang bukti mobil Daihatsu Grand Max BK-8313 MN yang digunakan pelaku untuk mengangkut dan membawa barang yang digelapkan tersebut.
Ketua KPU Langkat Agus Arifin terpisah ketika ditemui wartawan di ruang kerjanya, mengakui berdasarkan berita acara tanggal 23 Novemver 2017 pergeseran bilik suara dari gudang sebelumnya ke gudang KPU di Jalan Proklamasi Pasar VII Kelurahan Kwala Bingai Kecamatan Stabat Kabupaten Langkat sebanyak 9.503.
Kemudian setelah dihitung pasca dibobolnya gudang tersebut, sebut Agus,  sisanya tinggal sebanyak 1.507 dari 9.503. Jadi  total yang hilang sebanyak 7.996 bilik suara.
Lebih lanjut dijelaskannya, terkait kehilangan tersebut pihaknya juga sudah koordinasi dengan KPU Provinsi dan untuk persiapan Pemilu 2019 tidak berpengaruh karena nantinya memakai bilik suara kardus
” Terkait kehilangan tersebut sudah kita laporkan ke KPU Sumut dan tidak mengganggu untuk Pemilu 2019, karena kita memakai bilik dan kotak suara dari kardus,” ujarnya.(RED/EVI)