KPLP PANGKALBALAM SIAPKAN KN 486 DAMPINGI 3 KEMENTERIAN TINJAU TONGKANG MUATAN ZIRCON

207
BERBAGI

Buser24.com,Pangkalpinang Bangka – Kantor Kesahbandaran Otoritas Kepelabuhanan (KSOP) Kelas IV Pangkalbalam menggunakan fasilitas Kapal Patroli KPLP KN 486 bertambat di dermaga umum Pangkalbalam membawa tamu untuk peninjauan muatan tongkang Sumber Mandiri 33 bermuatan pasir zircon hingga saat ini masih berlabuh di sungai Baturusa Pangkalbalam 17/07/2019.

Izuar selaku Kepala Kantor Sahbandar Otoritas Pelabuhan (KSOP) kelas IV Pangkalbalam beserta staf kantor dan Crew Kapal Patroli KN 486, mendampingi 3 (tiga) Intitusi kementerian Menkopulhukam, Kementerian Kemaritiman, Kementerian Esdm ikut serta Dirpolairud Polda Babel dan juga staf Resrimsus Polda Babel. Rombongan bertujuan ke tongkang untuk meninjau secara langsung muatan zircon diatas tongkang Sumber Mandiri 33 yang sebelumnya muat didermaga Umum Pangkalbalam sejak tanggal Senin, 8/07/2019 hingga Kamis, 11/07/2019.

Pantauan awak media buser24.com, sesampai di Tongkang tujuan dilakukan pengambilan semple dari dalam jumbo bag dan diperlihatkan kepada segenap tamu kementeian dan staf kepolisian berserta Staf sahbandar Pangkalbalam, tidak begitu lama setelah pengambilan dokumentasi kapal Patroli KN 486 beserta rombongan kembali ke dermaga umum pelabuhan Pangkalbalam.

Zulizar Staf selaku Kementerian Menkopulhukam saat diwawancarai awak media menyampaikan, bahwa kedatangan 3 (tiga) Intitusi Kementerian yang didampingi oleh KSOP dan Kepolisian Polairud dan Resrimsus Polda Babel melihat secara langsung muatan diatas tongkang Sumber Mandiri 33.

Sebelumnya dikabarkan melalui pemberitaan media masa bahwa ada muatan sejenis pasir zircon yang akan dimuat dan di berangkatkan keluar wilayah kepabeanan, namun setelah kami cek ke intansi terkait bahwa kapal tongkang berserta muatan tersebut direncanakan akan berlayar ke wilayah Indonesia yaitu kalimantan timur, jumlah muatan diatas tongkang tersebut tidak lah banyak apa yang pernah diberitakan, ini hanya sekitar 3000 sampai 4000 Ton,” kata Zulizar.

Zulizar Juga menyampaikan keberangkatan tongkang tersebut kami sudah menyampaikan dan berkordinasi dengan pihak KSOP bahwasanya mengenai kelengkapan dokument
Sejauh ini perusahan pemilik barang belum menyerahkan data keterkaitan persyaratan keberangkatan kapal, sampai saat ini juga KSOP masih menunggu data pendukung sesuai dengan persyaratan.

Yulizar juga menyampaikan sejauh ini kita belum mengetahui apakah perusahan pemilik barang ini bermasalah apa tidak dokumentnya kan belum diserahkan ke sahbandar ungkap dan pihak perusahan masih melengkapi dokument.(FR)