KEMENTERIAN PERHUBUNGAN EVALUASI MUDIK SEMANGKIN BAIK

52
BERBAGI

BUSER24.COM,JAKARTA : Kementerian Perhubungan Budi Karya Sumadi mengungkapkan, akan melakukan evaluasi terkait pelaksanaan angkutan Lebaran tahun 2019, untuk menjadi perbaikan pada pelaksanaan angkutan Lebaran pada tahun berikutnya.

Mudik Lebaran sudah menjadi budaya nasional dan akan terus berulang setiap tahunnya, oleh karenanya dalam praktiknya angkutan Lebaran harus semakin baik.

“Beberapa hal yang akan diusulkan antara lain lebih mengintensifkan angkutan massal baik moda darat, laut, udara dan kereta api untuk mengurangi penggunaan kendaraan pribadi, kemudian pengaturan waktu cuti yang sama panjang pada saat arus mudik dan arus balik, serta pemberian Tunjangan Hari Raya (THR) yang lebih awal,” kata Menhub saat penutupan Posko Angkutan Lebaran Nasional Terpadu 2019 di Jakarta, Jumat (14/6/2019).

Kedepan,  kita memang masih banyak tugas dan harus kita koordinasikan dengan baik. Katakan, kita harus mengatur waktu cuti yang sama panjangnya antara arus mudik dan arus balik. Kita harus mengusulkan pemberian THR lebih awal.

“Dan kita juga memberikan usulan-usulan kepada stakeholder yang lain agar kebijakan menjadi lebih baik. Intinya adalah kedepan, ada kecenderungan penggunaan angkutan individu yang lebih masif,”

Oleh karenanya, menjadi relevan apabila kita mengintensifkan angkutan massal baik itu angkutan darat, laut, udara dan kereta api,” tukas Menhub.

Dilansir dari data sementara Badan Penelitian dan Pengembangan Kementerian Perhubungan per Jumat (14/6/2019) sampai pukul 07.00 WIB pagi ini, secara garis besar realisasi total penumpang yang melakukan perjalanan mudik Angkutan Lebaran 2019 pada periode H-7 (29 Mei 2019) sampai dengan H+7 (13 Juni 2019) adalah  sebanyak : 18.343.021 penumpang.

A. Pada moda angkutan jalan, jumlah penumpang naik sebesar 11,19% dari sebelumnya  3.741.741 meningkat menjadi 4.160.622 penumpang.

B. Penumpang dengan moda kereta api juga mengalami peningkatan sebanyak 6,62 % dari sebelumnya 4.771.324 pada tahun 2018 mengalami peningkatan menjadi 5.087.342 di tahun 2019 ini.

C. Peningkatan juga terlihat pada moda angkutan laut. Dengan dukungan dari perusahaan-perusahaan swasta serta BUMN yang melakukan program mudik gratis menyumbangkan peningkatan sebesar 8,77% pada moda angkutan laut, dari jumlah 1.366.254 pada tahun 2018 dan tahun 2019 menjadi 1.486.065 penumpang.

D. Penurunan jumlah pemudik hanya terjadi pada moda angkutan udara yaitu sebesar -27,37 % dengan jumlah pemudik 3.522.585  sedangkan total pemudik angkutan udara tahun 2018 sebanyak  4.850.028. (FIRDAUS/iml)

Sumber data : Humas Kementerian perhubungan