Enam Orang Korban Sengatan Listrik, Pengerjaan ADD

89
BERBAGI

Buser24.Com,Rohil –
Niat ingin mengais rejeki namun ahirnya berujung maut. 6 (enam) orang menjadi korban
sengatan listrik di  Jl.H.anas maamun kepenghuluan pematang botam, kecamatan rimba melintang kabupaten Rokan hilir, Riau. 2 (dua) orang diantaranya dinyatakan meninggal dunia  di   Puskesmas Rimba melintang. Kejadian bermula, saat pengerjaan (normalisasi) pembersihan paret Anggaran Dana Desa (ADD)  08 agustus 2019 sekitar jam  13.30.wib di Jl.H.anas maamun, kepenghuluan Pematang botam kecamatan Rimba melintang. korban sempat di larikan ke puskesmas terdekat, Guna mendapapat pertolongan, namun Tuhan berkehendak lain. Korban tidak dapat terselamatkatkan hingga menghembuskan nafas terahir di Puskesmas Rimba melintang alias 1.T. sirait (45.) warga kepenghuluan pematang botam, Kecamatan Rimba melintang 2.Aman siagian  (46) warga pematang Tanah jawa kecamatan Tanah jawa, kabupaten simalungun, Sumatra utara yang kebetulan baru tiba di Rimba melintang untuk mengunjungi Rumah orang tuanya.  Empat korban lainnya  masih dalam perawatan intensif di Puskesmas Rimba melintang. M.Sinambela(62). A.Nainggolan( 53). Aris (33)dan P. Huta gaol(37).
Sesuai penuturan teman korban bekerja Rahman sinanukkalit( 31)   kepada wartawan Buser24.Com Mereka di tawari pekerjaan untuk  membersihkan rumputan dalam paret yg tidak bisa di sentuh oleh alat berat (long arm ) karna kebetulan banyak  penghalang  seperti, Rumah yg berdiri di atas paret dan kabel listrik yang rendah, sehingga alat berat tidak leluasa melakukan kegiatannya hingga membutuhkan tenaga orang lain untuk menarik Rumputan yg tidak bisa di tarik alat berat tersebut. melihat alat berat  susah bekerja karna aliran kabel listrik rendah, sehingga mereka menyokong kabel  dengan gagang egrek yang di ujungnya dibuat kait untuk cantolan kabel tersebut. diduga saat keenam orang mendorong kabel  ke atas dengan kuat dengan tujuan biar kabel lebih tinggi
namun kabel terlepas dari kait ujung pipa besi yang korban pegang hingga mengenai kabel yang tiga tegangan tinggi diatas
sehingga menyetrum keenam orang yang memegang vipa besi tiang sokong   kabel tersebut. Yang menambah luka keluarga korban makin dalam A.siagian  tidak ikut  dalam anggota harian upahan kegiatan pengerjaan, hanya maksud ingin membantu temannya untuk mendirikan sokong kabel namun berujung maut.  sambutan tangisan histeris itulah yg terjadi saat korban tiba di rumah keluarga  duka.
Editor :Sudirman