DPRD Babar kunjungi TKPRD Prov Babel

126
BERBAGI

Pangkalpinang Bangka. Kedatangan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah DPRD Bangka Barat dalam kunjunugan kerjanya ke PUPR Provinsi Kepulauan Bangka Belitung  disambut oleh TKPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, diantaranya Dinas Lingkungan Hidup Prov Kep Babel, Dinas Kelautan Dan perikanan Prov Kep Babel, dan bagian Tata Ruang Prov Kep Babel. 26/06/2020.

Ketua DPRD Bangka Barat, Badri Samsu mengungkapkan kedatangan kami ke Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat (PUPR)  Prov Kep Babel yaitu untuk pembahasan keterkaitan permasalah Tambang Udang di daerah Bangka Barat, yang mana saat ini jumlah tambak udang di Bangka Barat sebanyak 16 unit sementara untuk saat ini yang memiliki perizinan baru sebanyak 2 unit saja.
Dalam kesempatan kunjungan ini tentunya kami menginginkan arahan dari TKPRD untuk dapat memberikan solusi keterkaitan permasalahan wilayah zonasi tambak udang yang ada di Bangka barat.

Badri Samsu juga mengungkapkan bukannya kami tidak mendukung investasi usaha tambak namun permasalahan yang ada yaitu mengenai legalitas perizinan tambak yang dalam areal usahanya tumpang tindih dengan Izin Usaha lain seperti Pertambangan, sehingga hal ini terus beroperasi bahkan sampai panen belum juga memiliki izin, kita sangat menyayangkan jika hal ini terus terjadi.

Kunjungan kami ini untuk  berkoordinasi dalam hal menyikapi perizinan, karena dampak dari tidak memiliki izin ini sangat luar biasa  baik itu pada masyarakat kita dan daerah, kita berharaf kepada pengusaha tambak udang wajib

mentaati aturan untuk  membuat izin, jelas badri.

Disela kesempatan yang ada Kepala dinas PUPR Noviar ishak menjelaskan kalau kita mendukung sekali keberadaan tambak Udang tapi harus mengikuti aturan yang ada sehingga tidak timbul masalah dikemudian hari dalam hal ini kewenangan kami lebih hanya dilaut sesuai RZWP3 untuk masalah darat itu kewenangan kabupaten, kalau semua urusan  clear kenapa kita harus menghambat tegas Noviar.

Dijelaskan terkadang pengusaha ini mau cepat sehingga masalah perizinan nyusul, kita maunya para pelaku tambak udang melengkapi semau administrasi yang benar, sehingga tidak timbul masalah, untuk masalah perizinan selama ini tidak ada masalah karena prisipnya kalau kabupaten clear kenapa provinsi tidak, kalau masalah IUP yang tumpang tindih lakukanlah komunikasi yang baik biar izinnya cepat selesai.

Kepala PUPR berharap kepada para pengusaha tambak udang, saya sangat mendukung tetapi jangan lupa untuk mengurus semua  izin dulu, tutup Noviar (Pardi/Firdaus)