Dinas Syariat Islam Aceh Tamiang Mengeksekusi Uqubat Cambuk Terhadap 4 Orang Pelanggar Qanun Aceh.

75
BERBAGI

Buser24.com – Aceh Tamiang.

Pemerintahan Kabupaten Aceh Tamiang melalui Dinas syariat Islam (DSI) melaksanakan Eksekusi Uqubat cambuk terhadap 4 (Empat) orang tersangka pelanggar Qanun Aceh Nomor : 06 Tahun 2014 tentang Hukum Jinayat, Pelaksanaan tersebut yang berlangsung pada pukul 09.00 Wib bertempat halaman Depan gedung Islamic Centere Kecamatan Karang Baru Aceh Tamiang, Kamis (07/02/2019).

Dari ke-4 (Empat) orang yang terhukum Maisir diantaranya, Suhardi Alias Sisu Bin Alm Rusman (56) warga Dusun sepakat Kampung Alu Bemban kecamatan karang Baru dan Raja Faisal Alias Faisal Bin Rusli (22) warga Dusun Keluarga, Kampung Simpang Empat Kecamatan Baru Aceh Tamiang, Melanggar pasal 18 Qanun Aceh Nomor 6 tahun 2014 tentang Jinayat dengan uqubat Cukup sebanyak 9 (sembilan) kali cambukan dengan dikurangi selama terdakwa berada dalam tahanan sementara, Sesuai Dengan Nomor print- 09/N.1.22/Euh.3/02/2019 dan nomor Putusan: 33/JN/2018/Ms-Ksg tanggal 26 Desember 2018, Menjatuhkan amar terhadap 2 (Dua) Nama terdakwa tersebut pihak kejaksaan negeri Kuala Simpang menjatuhkan Uqubat Cambuk didepan Umum sebanyak 9 (Sembilan) kali cambukan dengan dikurangi selama terdakwa berada dalam tahanan sementara 1(Satu) Bulan 29 (Dua Puluh Sembilan) hari sehingga terdakwa menjalani sisa hukuman cambuk 7 (Tujuh) Kali cambukan.

Sementara itu, Dari 2 (Dua) orang terdakwa lainnya yakni, Heri Kandi Alias Jon Bin Alm Abdul Hamid (49) warga Dusun Keluarga Kampung Simpang Empat Kecamatan karang Baru Dan Usman Alias Icik Bin Alm. M. Amin (47) warga Dusun Keluarga Kampung Simpang Empat Kecamatan Karang Baru Aceh Tamiang sebagai terhukum Maisir melanggar pasal 18 Qanun Aceh No 06 tahun 2014 tentang Hukum Jinayat, Sesuai Nomor Print-10/N.1.22/Euh.3./02/2019 Dan nomor putusan: 34/JN/2018/Ms-Ksg. Tanggal 26 Desember 2018 dengan Amar terhadap 2 (Dua) Nama Orang Tersebut dijatuhi Uqubat Cambuk didepan Umum sebanyak 9 (Sembilan) Kali dengan dikurangi selama terdakwa berada dalam tahanan sementara selama 1 (satu) bulan 29 Hari sehingga sisa hukuman yang harus dijalani sebanyak 7 (Tujuh) kali cambukan.

Disamping itu, Seusianya pelaksanan Uqubat Cambuk, Samsul Rizal, S.Ag selaku Kadis Syariat Islam (SI) Aceh Tamiang menjelaskan kepada para wartawan diruang kerjanya mengatakan “Pelaksanaan Eksekusi cambuk terhadap 4 (Empat) orang terdakwa ini adalah sisah dari pada tahun 2018 yang belum terlaksana, Ujar Samsul Rizal.

” Masih ada 9 (Sembilan) Orang terdakwa lagi yang belum melaksanakan Uqubat Cambuk, Yang dikarenakan belum selesainya semua berkas dari pihak kejaksaan.

“Kita lagi menunggu semua berkas dari kejaksaan, apa bila telah selesai semua berkas yang dilakukan oleh pihak kejaksaan paling Lama dalam 1 (Satu) Minggu baru terhadap 9 (orang) terdakwa akan menjalankan Eksekusi Cambuk, Jelasnya.

Akhir Penjelasan Samsul Rizal Mengatakan ” Pada pelaksanaan Uqubat Cambuk ini pihak Dinas Syariat islam mengundang dari pelajar SMK 2 Karang Baru yang bertujuan sebagai Edukasi atau pun pembelajaran bagi para pelajar agar tidak ikut terjerumus dalam perbuatan yang dilarang oleh agama, Dan pihak Dinas syariat Islam telah membuat program yang telah dijalankan melakukan sosialisi kepada para siswa – siswi disetiap sekolah yang ada di kabupaten Aceh Tamiang terkait Qanun Aceh Nomor 6 tahun 2014 Tentang Hukum Jinayat Agar Nanti nya para pelajar dapat memahami dengan jelas serta dapat terhindar untuk tidak melakukan perbuatan tersebut, Akhir penjelasan Samsul Rizal. (Andi).