DEDDY HARTADY UPAYA PENANAMAN SORGHUM DI LAHAN EX TAMBANG

45
BERBAGI

BUSER24.Com-Pangkalpinang, bagaimana kelanjutan usaha Tim sorgun dilahan Islamic Center ex lahan tambang serta Pendampingan Kerjasama Pembibitan, Penanaman dan Budidaya Sorghum berikut Restorasi Ex Tambang di Lahan Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung…

Satu bulan telah berlalu sejak penanaman perdana jenis sorghum di lahan Islamic Center Parit Enam  milik Pemerintah Provinsi kepulauan Bangka Belitung ( Pemprov kep babel ) oleh Gubernur Kep Babel bersama unsur Forkompinda Babel beberapa waktu lalu (5/Maret/2019).

 

Kepada Pers, Deddy Hartady sebagai Koordinator Tim Sorghum Babel menyampaikan pertumbuhan tanaman sorghum yang ditanam oleh Gubernur Kep Babel Erzaldi Rosman bersama jajaran Forkompinda Babel, bahwa saat ini tanaman sorghum yang ditanam di ex lahan tambang menunjukkan perkembangan yang baik dalam pertumbuhannya.

” Alhamdulillah… sorghum yang ditanam di lahan Islamic Center tumbuh dengan subur, sekarang rata-rata tingginya sudah diatas 90 cm dan akarnya sudah mulai kuat dan  keluar dari batangnya, ” Kata Deddy, saat ditemui usai mengisi narasumber  acara  seminar penyuluhan pertanian tentang potensi pengembangan agribisnis  sorghum sebagai komoditas unggulan baru, di Fakultas Pertanian Universitas Bangka Belitung, Desa Balun Ijuk Kecamatan Batu Rusa, Kabupaten Bangka Prov Kepulauan Bangka Belitung, Senin (15/4/2019).

Deddy menjelaskan bahwa tanaman sorghum cocok dan mudah ditanam di lahan gambut maupun dilahan kritis, hanya saja dilahan kritis ex lahan tambang, dibutuhkan  penanganan yang khusus yakni  terus melakukan perawatan secara teratur dan memperhatikan unsur hara tanah atau keasaman tanah.

” Seperti diketahui sebelumnya dilakukan restorasi dengan penanaman sorghum di lahan Islamic Center, dulunya lahan milik Pemprov tersebut dipenuhi lubang bekas camui,  kemudian melaui mitra bergandengan dengan Himpunan Pewarta Indonesia (HPI) – Babel.

Melakukan penimbunan dan pemerataan, hampir sebagian unsur  tanahnya mengandung tanah liat dan berpasir, namun dengan penanganan yang intensif tanaman sorghum dapat tumbuh dengan subur dilahan bekas tambang, ” ungkap Deddy.

Kemudian, Inisiator “gerakan tanam dan budidaya tanaman sorghum Babel” menambahkan, bahwa saat ini perwakilan HPI Babel bersama mitra sudah menanam tanaman sorghum dilahan Islamic Center Parit Enam seluas 3 hektar.

Hingga saat ini, HPI Babel sebagai pelaksanaa pekerjaan tahap II yaitu penimbunan kolong serta pemerataan ex tambang seluas 4 hektar siap ditanam sorghum dan tananam lainnya seperti rumput gajah dan lainnya.

” Luasan lahan yang dikelola oleh Himpunan Pewarta Indonesia (HPI) mengandeng pengusaha lokal Babel kurang lebih 9 hektar, saat ini terbagi untuk kebutuhan kolam atau kolong sumber air baku nantinya untuk kebutuhan penyiraman tanaman di lahan tersebut, “ungkap Deddy merupakan seorang Widyaswara Badan Diklat di Pemerintahan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Sementara itu, Rikky Fermana selaku Ketua HPI Babel, membenarkan bahwa ada 4 hektar yang sudah dilakukan cut and fill atau pemerataan dan siap ditanam sorghum maupun tanaman lainnya.

” Seizin bapak Gubernur, rencana seluas 1 hektar akan kami tanaman rumput gajah, dan selain  dikelola untuk mendukung mensukseskan gerakan tanam dan budidaya tanaman sorghum Babel, kami juga akan mengelola untuk peternakan penggemukan sapi.” Pungkas Rikky.( FR)

Editor :A.24