Dep Collector Tewas Diamuk Massa di Agam Sumatera Barat

134
BERBAGI
Buser24.com,Agam Sumbar – Deps Collector tewas diamuk masa setelah mengambil paksa satu unit mobil L300 dari Padang Koto Gadang, Palembayan Sabtu (30/3). Mobil tarikan yang dikendarai korban dihentikan masyarakat di Maninjau.
Peristiwa naas tersebut bermula ketika korban tewas  Muslim beserta tujuh orang rekannya menarik satu unit mobil L300 di Palembayan. Pengambilan itu dilakukan tanpa sepengetahuan pemilik ucok.
Kasat Reserse dan Kriminal Polres Agam Iptu M Reza, mengatakan, kejadian itu terjadi sekitar pukul 12.00 WIB. Kedelapan orang itu berbagi peran masing-masing sebagai tukang pantau, dan sebagai eksekutor.
Korban disertai rekannya menarik mobil dari tangan Egi yang ketika itu yang menggunakan mobil itu. ” Saat mobil itu parkiri di Padang Koto Gadang, korban tewas langsung mengambil dan membawa mobil itu ke arah Lubuk Basung bersama satu orang rekannya di dalam,” katanya.
Dari informasi yang didapat mereka delapan orang, enam tukang pantau, empat orang menggunakan mobil Karimum, dua orang menggunakan Avanza, sementara dua orang lain adalah eksekutor, yang salah satunya korban tewas.
Setelah mengetahui mobil dibawa orang tidak dikenal Egi kemudian mememberi tahu pemilik mobil Ucok. Selanjutnya pemilik kendaraan memberitahukan kejadian itu kepada teman-temannya di Lubuk Basung.
Ia menjelaskan, sesampai di Lubuk Basung, kemudian mobil L300 bersama Karimum itu dikejar oleh masyarakat, menjelang Maninjau korban tewas  yang mengendarai L300 sempat menabrak sepeda motor yang diampang masyarakat di tengah jalan.
Menurutnya, L300 itu akhirnya dihentikan masyarakat di Maninjau persisnya di simpang menuju kelok satu. Masyarakat yang kalap kemudian menghakimi Muslim hingga tewas, semntara rekannya di dalam mobil melarikan diri ke Koramil. Sementara empat orang rekannya yang mengendarai Karimun, selamat setelah mengamankan diri ke Polsek Maninjau.
” Dua mobil itu berhasil dihentikan masyarakat, di simpang menuju kelok satu. Sementara dua orang di Avanza belum diketahui keberadaannya,” jelas Reza.
Ia menambahkan polisi sudah mengamankan mereka, antara lain, empat orang tukang pantau, Paikal (41) warga Jl.Soekarno Hatta No.5 Rt/Rw : 007 / 000 Bukit Surungan Kecamatan Padang Panjang Barat, Erikson warga Jl.Saudara Blok C No.22 Rt/RW : 004/006 Kel.Sialangrampai Kecamatan Tenayan Raya Kota Pekanbaru.
Kemudian, Leo Chandra Jl.Tapanuli Rt/Rw : 001/ 005 Kel.Kulim Kec.Tenayan Raya Kota Pekanbaru. Muhammad Ilham warga Jl.Mawar Gang Masjid Kel.Kamoung Baru Kec.Sena Pelan Kota Pekanbaru.
Sementara satu di antara dua eksekutor tewas, yaitu Muslim (51) warga Jorong Simpang empat Nagari Lingkuang Aua Pasaman Barat. Satu eksekutor lagi Dafrizal juga diamankan.
” Agar kejadian ini tidak terulang Kami juga mengimbau kepada perusahaan lising maupun deps collektor apabila akan melakukan panarikan kendaraan diharapkan berkordinasi dengan pihak kepolisian,” ungkapnya.(Redaksi)